Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat

    Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat

    Waktu: 2026-09-12 19:00:13 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    NaCl bukan obat untuk membunuh bakteri jerawat

    Edwin menjelaskan, bakteri Cutibacterium acnes merupakan salah satu faktor yang berperan dalam munculnya jerawat. Karena itu, suatu produk tidak bisa langsung disebut efektif mengatasi jerawat hanya karena sedang ramai digunakan masyarakat.

    Menurut dia, hingga kini belum ada penelitian yang membuktikan NaCl 0,9 persen mampu membunuh bakteri tersebut.

    Hal ini berbeda dengan anggapan yang banyak beredar di media sosial, yang menyebut penggunaan NaCl secara rutin dapat membantu menyembuhkan jerawat.

    Lalu mengapa ada yang merasa jerawatnya membaik?

    Ilustrasi cairan infus. Cairan infus yang belakangan ramai dipakai untuk wajah disebut-sebut bisa mengatasi jerawat, tetapi dokter kulit menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa NaCl mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.Pexels/cottonbro studio Ilustrasi cairan infus. Cairan infus yang belakangan ramai dipakai untuk wajah disebut-sebut bisa mengatasi jerawat, tetapi dokter kulit menegaskan belum ada bukti ilmiah bahwa NaCl mampu membunuh bakteri penyebab jerawat.

    Meski demikian, Edwin tidak menampik bahwa sebagian orang mungkin merasa kondisi kulitnya membaik setelah menggunakan NaCl. Akan tetapi, menurutnya, perbaikan itu belum tentu berasal dari efek larutan garam tersebut.

    "Jerawat disebut bisa membaik dengan penggunaan NaCl seperti yang dibagikan di media sosial mungkin karena beberapa hal, seperti efek pengolesan NaCl di kulit yang membantu membersihkan minyak serta kotoran di wajah, adanya perubahan pola hidup, skincare, vitamin ataupun obat yang dikonsumsi," jelasnya.

    Artinya, ada banyak faktor lain yang dapat memengaruhi perbaikan jerawat sehingga tidak bisa disimpulkan bahwa NaCl menjadi penyebab utamanya.

    Dalam dunia dermatologi, fungsi NaCl berbeda

    Edwin mengatakan, NaCl memang sering digunakan dalam praktik dermatologi. Namun, fungsinya bukan sebagai obat untuk mengatasi jerawat.

    Ia menjelaskan, larutan tersebut dimanfaatkan untuk membersihkan kulit pasien, irigasi luka, membantu proses wet dressing atau kompres pada luka dan koreng setelah trauma maupun tindakan laser, hingga sebagai pelarut obat untuk suntikan steroid pada jerawat, bekas luka, atau keloid.

    "Sedangkan yang sedang viral ini menyebutkan pengolesan NaCl secara teratur setiap hari dapat membantu membuat kualitas kulit membaik dan jerawat sembuh," kata dr. Edwin.

    Aman digunakan, tetapi jangan berharap hasil instan

    Edwin menuturkan, risiko penggunaan NaCl pada kulit relatif kecil karena cairan ini tidak mengandung bahan yang bersifat iritatif maupun antiseptik.

    "Sebenarnya risikonya cukup minimal karena NaCl tidak mengandung bahan iritatif, scrub, antiseptik, dan bahan berbahaya sehingga relatif aman untuk dioleskan ke kulit," ujarnya.

    Meski demikian, ia mengingatkan bahwa keamanan tersebut tidak berarti NaCl dapat dijadikan terapi utama untuk mengatasi jerawat.

    Menurut Edwin, penanganan jerawat tetap harus disesuaikan dengan penyebabnya. Dokter perlu menilai apakah jerawat dipengaruhi pola hidup atau sudah berkaitan dengan faktor hormonal karena terapi yang diberikan akan berbeda.

    "Dengan terapi yang tepat, jerawat yang membandel sesulit apa pun akan membaik dalam waktu minimal tiga bulan dengan perbaikan 80-100 persen dan tidak boleh lebih dari enam bulan. Bila tiga bulan terapi dengan dokter belum ada perubahan, pasien bisa mempertimbangkan untuk second opinion," pungkas dr. Edwin.

    • Sebelumnya: Sopir Taksi Online yang Disewa Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Divonis Bebas
    • Selanjutnya: Kunci Jawaban Latihan Pemahaman Modul 3 FPPN Topik 3, Kupas Tuntas Kode Etik Guru PPG 2025

      Artikel Terkait

      • INFOGRAFIK: Muncul Hoaks Demonstrasi Ajak Masyarakat Stop Bayar Pajak
      • Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
      • Syarat-syarat Agar KPK Bisa Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah dari Kejagung
      • Menu Andalan Pemain Spanyol Lamine Yamal Sebelum Bertanding, Nasi Saus Kacang
      • Ahli TPPU Beberkan Modus Perkara 3 Korupsi yang Jerat Febrie Adriansyah
      • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
      • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
      • Halte Kebon Sirih Ditutup hingga 20 Juli 2026 Imbas Pekerjaan Proyek MRT
      • Hino Perluas Layanan di Banyuwangi dengan Diler Baru
      • Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya

        Lihat Sekilas

      • Kenapa Argentina Dibenci Banyak Orang, Termasuk di Amerika Latin?
      • KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Ketum Kesthuri Tersangka Kasus Kuota Haji
      • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
      • Nasib Tak Menentu di Napoli, Lukaku Dapat Tawaran dari MLS
      • 2 WN Vietnam Dideportasi gegara Buka Praktik Dokter Ilegal di Jaksel
      • Pengeluaran Gen Z Jakarta Tembus Rp 11,9 Juta, PayLater Jadi Penolong atau Beban?
      • Iran Diduga Lacak Ponsel Tentara AS, Manfaatkan Celah Telekomunikasi
      • Pabrik Sandal PT Porto di Karanganyar Terbakar, Asap Membubung Tinggi
      • Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
      • Belajar dari Kasus Bom MAN 3 Padang, Ini Bedanya Candaan dan "Bullying" Menurut Pakar
      • Copyright © 2026 Powered by Cairan Infus Viral untuk Jerawat, Dokter: Belum Ada Bukti Bisa Atasi Jerawat,Vista Notebook   sitemap