Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat

    Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat

    Waktu: 2026-07-29 18:42:10 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Sebanyak 108 orang petani di Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, urunan guna memperbaiki jalan usaha tani yang rusak parah sejak 20 tahun.

    Hal ini terungkap saat perwakilan petani bertemu dengan Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, di ruang kerja bupati, Senin (20/7/2026).

    Selain melaporkan kerusakan jalan sepanjang 2,7 kilometer kemudian dilakukan perbaikan secara swadaya, para petani meminta bupati bersedia meminjamkan alat berat guna perbaikan jalan.

    Kasi Pemerintahan Desa Bajak I, Iman Sukardi, mengatakan, masyarakat telah berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut.

    Namun, pekerjaan membutuhkan alat berat agar proses perbaikan dapat dilakukan lebih maksimal.

    "Kami menyampaikan kepada bupati agar berkenan membantu meminjamkan alat berat. Swadaya dari masyarakat akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan jalan usaha tani ini," kata Iman, Senin (20/7/2026).

    Ia menjelaskan, jalan usaha tani yang akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 2,7 kilometer dengan lebar empat meter.

    Kontur jalan yang menanjak menurut petani membutuhkan penanganan dengan bantuan alat berat.

    "Selama ini masyarakat sudah beberapa kali bergotong royong memperbaiki jalan secara manual. Namun, kondisi jalan yang masih berupa tanah membuat upaya tersebut belum mampu mengatasi kerusakan. Kalau hujan jalan menjadi licin. Motor sulit lewat sehingga memang harus menggunakan alat berat agar bisa diperbaiki dengan baik," kata Iman usai bertemu bupati.

    Iman mengatakan, akses jalan tersebut menjadi jalur utama menuju perkebunan milik ratusan petani, ada kebun durian, sawit, karet hingga kopi milik warga.

    Sedikitnya terdapat 108 pekebun yang memanfaatkan jalan tersebut dengan luas lahan diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektar.

    Ia menambahkan selama ini masyarakat membuka donasi sumbangan perbaikan jalan selama 10 bulan, adapun besaran urunan tidak dipatok.

    "Besaran iuran tidak ditentukan, tetapi rata-rata warga memberikan sumbangan sekitar Rp 100 ribu, bahkan ada yang lebih," jelas dia.

    Bupati Bengkulu, Tengah Rachmat Riyanto, menanggapi permintaan petani, menyatakan apresiasi atas swadaya dan inisiatif itu.

    Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi salah satu cara mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

    "Hari ini saya menerima kawan-kawan dari Desa Bajak Satu, kelompok petani Pematang Kebun. Mereka ingin berswadaya memperbaiki jalan menuju kebun dan meminta bantuan apa yang bisa kami berikan. Ini sesuatu yang luar biasa karena mereka bergotong royong menggunakan dana sendiri," ujar Rachmat.

    Rachmat memastikan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah akan membantu dengan meminjamkan alat berat untuk mendukung pekerjaan tersebut.

    "Kami akan pinjamkan alat berat yang dimiliki untuk keperluan pembuatan jalan itu," ucap Bupati.

    • Sebelumnya: Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
    • Selanjutnya: Ingin Juara Liga Champions, Kane Tutup Pintu untuk Tottenham Hotspur

      Artikel Terkait

      • Menteri HAM Pigai Usul Pembentukan Komnas Masyarakat Adat
      • LPTQ Tangsel Disebut Dapat Dana Hibah Rp 11 Miliar, Pemkot: Cuma Rp 4,75 Miliar
      • Gajah Bisa Tutup Saluran Telinga untuk "Dengar" Getaran Bumi
      • Generasi Sandwich Hadapi Tekanan Finansial, Kesiapan Keuangan Jadi Sorotan
      • Tak Semua Kucing Jalanan Lahir di Jalan, Ada Kebiasaan yang Memicu Lonjakan Populasinya
      • Kerangka Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Pasir Pantai Lampung Selatan
      • Main-main ke Kabupaten Semarang, Ada Wisata Apa?
      • Tabrak Tong Sampah saat Kabur, 2 Maling Motor Diamuk Massa di Jaksel
      • Sego Wiwit yang Sulit Dijumpai, Kuliner Khas Yogya dan Simbol Syukur Petani
      • Pemkot Surabaya Catat Hotline Lapor Cak Eri Terima 9.217 Laporan, Mayoritas Masalah Parkir

        Lihat Sekilas

      • Indonesia Berada di Jajaran Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah
      • Soundrenaline di M Bloc, Danilla Riyad: Lebih Intim
      • 2 WNI Disandera di Myanmar, Komisi I DPR Minta Optimalkan Jalur Diplomasi
      • Siapa Femas Yani Arianto? Sosok Pemuda Madiun yang Kabur Saat Tur Korea Selatan
      • Buka LCC 4 Pilar MPR Papua Barat Daya, Anggota MPR Tekankan soal Persatuan
      • Momen Pelaku Teror Ancaman Bom di SDN Jaksel Ditangkap Kurang dari 24 Jam
      • Hari Kelima Pencarian KM Nurul Salsa, Dua Korban Ditemukan Terdampar di Pulau Balaloho
      • Alasan Persib Bandung Rekrut Mariano Peralta dari Borneo FC
      • Penganiaya Pria Tidur di Masjid Sibolga hingga Tewas Divonis 12 Tahun Bui
      • Alamak! Rapat DPRD Riau Memanas hingga Ricuh Pimpinan Dewan vs Anggota
      • Copyright © 2026 Powered by Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat,Vista Notebook   sitemap