Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat

    Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat

    Waktu: 2026-09-12 19:31:52 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Sebanyak 108 orang petani di Desa Bajak I, Kecamatan Taba Penanjung, Kabupaten Bengkulu Tengah, urunan guna memperbaiki jalan usaha tani yang rusak parah sejak 20 tahun.

    Hal ini terungkap saat perwakilan petani bertemu dengan Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, di ruang kerja bupati, Senin (20/7/2026).

    Selain melaporkan kerusakan jalan sepanjang 2,7 kilometer kemudian dilakukan perbaikan secara swadaya, para petani meminta bupati bersedia meminjamkan alat berat guna perbaikan jalan.

    Kasi Pemerintahan Desa Bajak I, Iman Sukardi, mengatakan, masyarakat telah berinisiatif mengumpulkan dana secara swadaya untuk memperbaiki jalan tersebut.

    Namun, pekerjaan membutuhkan alat berat agar proses perbaikan dapat dilakukan lebih maksimal.

    "Kami menyampaikan kepada bupati agar berkenan membantu meminjamkan alat berat. Swadaya dari masyarakat akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan jalan usaha tani ini," kata Iman, Senin (20/7/2026).

    Ia menjelaskan, jalan usaha tani yang akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 2,7 kilometer dengan lebar empat meter.

    Kontur jalan yang menanjak menurut petani membutuhkan penanganan dengan bantuan alat berat.

    "Selama ini masyarakat sudah beberapa kali bergotong royong memperbaiki jalan secara manual. Namun, kondisi jalan yang masih berupa tanah membuat upaya tersebut belum mampu mengatasi kerusakan. Kalau hujan jalan menjadi licin. Motor sulit lewat sehingga memang harus menggunakan alat berat agar bisa diperbaiki dengan baik," kata Iman usai bertemu bupati.

    Iman mengatakan, akses jalan tersebut menjadi jalur utama menuju perkebunan milik ratusan petani, ada kebun durian, sawit, karet hingga kopi milik warga.

    Sedikitnya terdapat 108 pekebun yang memanfaatkan jalan tersebut dengan luas lahan diperkirakan mencapai lebih dari 100 hektar.

    Ia menambahkan selama ini masyarakat membuka donasi sumbangan perbaikan jalan selama 10 bulan, adapun besaran urunan tidak dipatok.

    "Besaran iuran tidak ditentukan, tetapi rata-rata warga memberikan sumbangan sekitar Rp 100 ribu, bahkan ada yang lebih," jelas dia.

    Bupati Bengkulu, Tengah Rachmat Riyanto, menanggapi permintaan petani, menyatakan apresiasi atas swadaya dan inisiatif itu.

    Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah menjadi salah satu cara mempercepat pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah.

    "Hari ini saya menerima kawan-kawan dari Desa Bajak Satu, kelompok petani Pematang Kebun. Mereka ingin berswadaya memperbaiki jalan menuju kebun dan meminta bantuan apa yang bisa kami berikan. Ini sesuatu yang luar biasa karena mereka bergotong royong menggunakan dana sendiri," ujar Rachmat.

    Rachmat memastikan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah akan membantu dengan meminjamkan alat berat untuk mendukung pekerjaan tersebut.

    "Kami akan pinjamkan alat berat yang dimiliki untuk keperluan pembuatan jalan itu," ucap Bupati.

    • Sebelumnya: Arus Lalu Lintas Macet Akibat Banjir di Pekanbaru, Polisi Bantu Warga Dorong Motor Mogok
    • Selanjutnya: Halte TJ Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Sementara hingga 20 Juli, Ini Alternatifnya

      Artikel Terkait

      • WN Iran Ditangkap Usai Curi Uang Kasir Minimarket di Badung Bali, Modus Tukar Uang
      • Kemendikdasmen Ungkap Penyebab SD Minim Murid Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
      • Setelah 18 Tahun, Mikha Tambayong Akhirnya Kolaborasi dengan Rayi Putra
      • Revitalisasi Keraton Solo Sasar Museum: Penataan Ruang Pamer Dibuat Berstandar Internasional
      • Spanyol Vs Argentina: Lionel Scaloni Berharap Bisa Kunci Lamine Yamal di Kamarnya
      • Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
      • Bantah Main Judi Online, Camat Madiun Berdalih Rapat Paripurna Belum Dimulai
      • Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam
      • Rumah Wanita di Kediri Diduga Sengaja Dibakar Mantan Suami, Kerugian Capai Rp 1 Miliar
      • Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus

        Lihat Sekilas

      • Musibah Memilukan Longsor Tewaskan 116 Anak Saat Sekolah
      • LBH Jakarta Sebut Admin Akun X "TheKerupuk" Jadi Tersangka UU ITE, tetapi Tidak Ditahan
      • Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam
      • Update Kecelakaan Beruntun 9 Kendaraan di Sibolangit: 4 Orang Tewas, 8 Terluka
      • Tabrak Beruntun 6 Kendaraan di Tol JORR Arah Tanjung Priok, Sopir Truk Tewas Terjepit
      • Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
      • Trump Ingin AS Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Sendiri, Bisa Bareng China Juga
      • Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
      • Prediksi Skor Perancis Vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026, Kickoff 04.00 WIB
      • Mengenal Inés García, Pacar Lamine Yamal yang Setia Mendampingi hingga Spanyol Juara Dunia
      • Copyright © 2026 Powered by Jalan Rusak, Ratusan Petani Bengkulu Tengah Urunan Selama 10 Bulan, Bupati Pinjamkan Alat Berat,Vista Notebook   sitemap