Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem

    Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem

    Waktu: 2026-09-12 18:59:32 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Kementerian Sosial mencatat 28.478 siswa baru telah ditetapkan sebagai peserta didik Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah seiring proses verifikasi, penetapan dari pemerintah daerah, serta kesiapan sarana dan prasarana di masing-masing satuan pendidikan.

    "Data terus bergerak. Apa yang kami sampaikan hari ini adalah data per hari ini dan masih dimungkinkan bertambah seiring hasil verifikasi dan penetapan bersama pemerintah daerah," ujar Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam keterangan tertulis, Senin .

    Hal ini sampaikan saat ditemui di Kantor Kementerian Sosial, Senin .

    Gus Ipul menjelaskan, berbeda dengan sekolah pada umumnya, Sekolah Rakyat tidak membuka pendaftaran, melainkan menggunakan mekanisme penjangkauan aktif terhadap calon siswa yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

    "Sekolah Rakyat tidak ada pendaftaran, yang ada adalah penjangkauan. Penjangkauan dilakukan oleh para pendamping sosial di daerah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan BPS. Setelah diproses melalui pleno di daerah dan ditetapkan oleh bupati, wali kota, atau gubernur, barulah kami menetapkannya sebagai siswa Sekolah Rakyat," ujarnya.

    Hingga hari ini, sebanyak 28.478 siswa baru telah ditetapkan. Jika digabungkan dengan siswa angkatan sebelumnya yang telah mengikuti pembelajaran sejak tahun lalu, maka total peserta didik Sekolah Rakyat kini mencapai 43.346 siswa yang tersebar dalam 1.550 rombongan belajar .

    "Per hari ini ada 28.478 siswa baru dan akan terus bertambah seiring penetapan dari pemerintah daerah serta menyesuaikan kesiapan sarana dan prasarana. Jika ditambah siswa existing, secara keseluruhan terdapat 43.346 siswa dengan 1.550 rombongan belajar," kata Gus Ipul.

    Dari total calon siswa baru tersebut, jenjang SD tercatat sebanyak 6.305 siswa yang terbagi dalam 210 rombel, SMP sebanyak 11.186 siswa dalam 373 rombel, dan SMA sebanyak 11.077 siswa dalam 369 rombel.

    Menurut Gus Ipul, jumlah rombel SD relatif lebih sedikit dibandingkan jenjang lainnya karena proses penerimaan anak usia sekolah dasar membutuhkan pendekatan yang lebih intensif kepada keluarga.

    "Pada jenjang SD tantangan pembentukan rombel memang lebih besar. Di usia inilah orang tua kerap belum siap melepas anak tinggal jauh di asrama sehingga proses pendekatan dan meyakinkan keluarga membutuhkan waktu serta pendampingan yang lebih panjang," ujarnya.

    Gus Ipul menegaskan, seluruh siswa Sekolah Rakyat berasal dari keluarga yang masuk dalam Desil 1 dan Desil 2 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional . Karena itu, proses penerimaan tidak menggunakan tes akademik, melainkan berdasarkan kondisi sosial ekonomi keluarga yang telah diverifikasi.

    "Basisnya adalah DTSEN, yaitu keluarga pada Desil 1 dan Desil 2 yang secara sosial ekonomi berada pada kondisi paling bawah atau prasejahtera. Karena tidak menggunakan tes akademik, maka diperlukan proses adaptasi agar mereka siap mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat," katanya.

    Simak juga Video 'Pemprov DKI Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat di Jakarta':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Simpang Mampang Macet Segala Arah Malam Ini Imbas Pembongkaran JPO Tendean
    • Selanjutnya: Mengapa Jatuh Cinta Bisa Memicu Rasa Takut dan Cemas?

      Artikel Terkait

      • Bahlil: Prabowo Akan Groundbreaking Blok Gas Abadi Masela di Maluku Besok
      • Jelang Sidang Kabinet, Menteri hingga Kepala Lembaga Merapat ke Istana
      • Konflik di Adonara NTT Telan Korban Jiwa, Anggota DPR Dorong Usut Tuntas
      • 339 Angkot Tua Bogor Berhenti Mengaspal, Sisa 1.441 Unit Menyusul Dikandangkan
      • Kebiasaan Tidur Sehat Bisa Bikin Perempuan Hidup 2,4 Tahun Lebih Lama
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Pencurian Modul BTS Bikin Sinyal Hilang dan Puluhan Miliar Melayang
      • Ada Mobil Tangki Gratis Selama Air PAM Mati di Jakbar, Begini Cara Aksesnya
      • Mal-mal Surabaya Dipagari Besi Tinggi, Pengelola: Murni Penataan
      • Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK

        Lihat Sekilas

      • Candu Judol Pangreh Praja
      • DPRD Jember Dukung Program Home Care, Dorong Pengaturan Shift Nakes agar Layanan Optimal
      • 3 Zodiak yang Diprediksi Beruntung pada 16 Juli 2026, Ada Virgo
      • Senangnya Aira Bocah SD Pekanbaru Dapat Merchandise Bibit Pohon di RBR 2026
      • Bupati Kulon Progo Ungkap Penyebab Kenakalan Pelajar: Berawal dari Pembiaran Hal-hal Kecil
      • Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
      • Ada 2 Juta Keluarga di Jabar Belum Memiliki Rumah, Sekda Jabar: 90.000 ada di Kota Bandung
      • 8 Makanan yang Sering Lupa Dicuci, Padahal Penting untuk Kesehatan
      • Bahlil Ungkap Target Produksi Blok Masela Dimulai 2029: Investasi Besar Banget
      • MPR Gelar Agenda Sarasehan Nasional di Riau, Bahas Obligasi Daerah
      • Copyright © 2026 Powered by Sekolah Rakyat 2026 Tampung 28.478 Siswa Baru dari Keluarga Miskin Ekstrem,Vista Notebook   sitemap