Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI

    DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI

    Waktu: 2026-07-29 18:10:29 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Aroma gurih telur asin yang baru matang memenuhi ruang pemberdayaan di Balai Desa Dukuhklopo, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Sabtu . Di sudut lain, sejumlah penyandang disabilitas tampak tekun menganyam tas, sementara yang lain mengolah serabut kelapa menjadi sapu siap jual.

    Produk-produk ini bukan sekadar kerajinan tangan biasa. Ini adalah bukti nyata bahwa lewat kesempatan, pendampingan, dan kepercayaan, keterbatasan bisa menjelma menjadi karya yang bernilai ekonomi.

    Pemandangan ini disaksikan langsung oleh Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Sosial RI, Fatma Saifullah Yusuf. Fatma menyambangi setiap meja produksi, menyapa para penerima manfaat, dan menyuntikkan motivasi kepada keluarga pendamping.

    Salah satu titik yang dikunjungi Fatma adalah Pos Kesehatan Jiwa Mergo Waras binaan Puskesmas Dukuhklopo. Bersama Poskeswa Mantap Jiwa di Kecamatan Sumobito, wadah ini menjadi ruang inklusif bagi penyandang disabilitas psikososial. Di sini, mereka mendapatkan rehabilitasi sosial, terapi, pelatihan keterampilan, hingga pendampingan usaha mandiri.

    Di tempat ini, mereka tidak lagi disebut dengan label klinis yang kaku, melainkan sebagai "para tersayang"-sebuah akronim dari Terabaikan Kasih Sayang di Saat Jiwanya Goyang.

    "Bagi saya, sebutan itu mengingatkan kita semua bahwa setiap orang membutuhkan kasih sayang, perhatian, dan penerimaan, terutama ketika sedang menghadapi masa-masa sulit dalam hidupnya," tutur Fatma dalam keterangan tertulis, Sabtu .

    Fatma menegaskan maknanya tidak boleh berhenti sebatas julukan. Istilah ini menjadi pengingat bagi publik bahwa tidak boleh ada lagi warga yang terabaikan hanya karena kondisi kesehatan jiwa atau disabilitasnya.

    "Mereka adalah bagian utuh dari masyarakat yang memiliki hak setara untuk bekerja, belajar, berkarya, dan hidup bermartabat," tambahnya.

    Fatma mengaku bangga karena proses pemulihan di Poskeswa ini melampaui pengobatan medis. Melalui Asistensi Rehabilitasi Sosial , Kementerian Sosial mengintegrasikan pemenuhan kebutuhan dasar, terapi, bantuan kewirausahaan, hingga pemberdayaan ekonomi.

    Sebagai bentuk dukungan konkret, DWP Kemensos bersama Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta menyalurkan bantuan ATENSI dengan total nilai Rp82.496.521 kepada 22 penerima manfaat .

    Adapun rincian bantuan yang disalurkan antara lain, alat bantu aksesibilitas berupa 2 unit kursi roda standar, 1 unit kursi roda adaptif , dan 4 unit sepeda adaptif.

    Kemudian, bantuan kewirausahaan untuk 15 penerima. Modal modal usaha yang disesuaikan dengan potensi masing-masing, mulai dari usaha tambal ban, warung makan/kopi, produksi telur asin, kerajinan tas macrame, mebel dan jaranan, hingga penjualan pakaian.

    "Jangan pandang bantuan ini sebagai tujuan akhir. Jadikan ini pemantik semangat untuk terus melangkah menuju kemandirian dan peningkatan kualitas hidup," ucap Fatma.

    Selain penyerahan bantuan dan peninjauan ruang produksi, rangkaian bakti sosial ini juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang diakses oleh sekitar 100 peserta, termasuk para kader Posyandu.

    Sebagai informasi, turut hadir dalam agenda bakti sosial DWP Kemensos bersama Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta. Kegiatan ini turut dikawal oleh Penasihat dan Ketua DWP Kabupaten Jombang, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, jajaran Pemkab Jombang, serta perwakilan Kemensos. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat ini menjadi kunci dalam membuka ruang bagi kelompok rentan untuk bangkit dan berdaya.

    • Sebelumnya: Kabut Asap Selimuti Banjarbaru Kalsel, 6 Penerbangan Sempat Terdampak
    • Selanjutnya: PT Inhutani I Buka Banyak Lowongan Kerja untuk Lulusan SMA hingga S1

      Artikel Terkait

      • Polri Serahkan Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung
      • BNPP RI Catat Realisasi Anggaran 99,38 Persen, Pertahankan Opini WTP BPK
      • Modus Kurir Ojol Selesaikan Pesanan tapi Laptop Tak Sampai ke Warga Jakpus
      • Mulai Hari Ini, Semua Jalur Stasiun Bogor Bisa Layani KRL 12 Gerbong
      • Tak Mau Terus Menunggu Anggaran Pemerintah, Warga di Lampung Timur Patungan Bangun Jalan Impian
      • Polisi Olah TKP Kasus Warga Depok Diteror Tetangga hingga Pagar Rusak
      • Pengendara yang Nekat Lewat Trotoar Daan Mogot Jakbar Bakal Ditilang ETLE
      • Kantor Disegel, Bupati Lombok Barat Ternyata Kena OTT KPK
      • Promo PLN Tambah Daya 50 persen, Begini Caranya via Aplikasi PLN Mobile
      • Tak Cukup Modal Sayang, Banyak Pemilik Kucing Menyerah Saat Ekonomi Makin Berat

        Lihat Sekilas

      • Memanas! AS Gempur Kota Pembangkit Nuklir Iran
      • BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN di Puskesmas Matraman Berjalan Baik
      • Risiko Makan Telur Setengah Matang, Awas Ada Diare!
      • Sopir Taksi Online yang Disewa Terdakwa Culik-Bunuh Kacab Bank Divonis Bebas
      • Lowongan Kerja di BliBli bagi Fresh Graduate hingga Lulusan SMA/SMK, Cek Syaratnya
      • Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan
      • Takhayul Bikin Rumah Angker Sulit Laku di Jepang, Apa Solusinya?
      • Miris, Pria Bawa Bayi Kepergok Mau Curi Kosmetik di Minimarket Jakbar
      • Skenario Keji Anak Angkat di Nganjuk, Jadi Otak Pembunuhan Ayah, Jasadnya Dikubur di Samping Rumah
      • Ruang Kelas SDN Tanggirejo Grobogan Ambrol, Siswa Belajar di Mushala dan Bergantian Ruang Kelas
      • Copyright © 2026 Powered by DWP Kemensos Dampingi 'Para Tersayang' di Jombang Lewat Program ATENSI,Vista Notebook   sitemap