Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak

    Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak

    Waktu: 2026-07-29 18:04:06 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Kekeringan mulai melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada awal musim kemarau di pertengahan tahun ini.

    Akibatnya, 240 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di lima desa mengalami krisis air bersih, untuk memenuhi kebutuhan hariannya.

    "Sementara ada lima desa dengan 240 KK yang terdampak kekeringan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dompu, Wan Muhtajun, saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

    Wan Muhtajun menyebut, 240 KK yang terdampak tersebar di Kecamatan Woja, dengan rincian Desa Baka Jaya 40 KK; Desa Nowa 50 KK; Kelurahan Kandai II 45 KK.

    Sementara itu, di Kecamatan Pajo, kekeringan terjadi di Desa Ranggo dengan 40 KK dan Desa Temba Lae dengan 65 KK.

    Kekeringan yang dialami ratusan kepala keluarga ini, menurut dia, selain karena debit mata air bawah tanah yang menurun akibat kemarau, juga dipengaruhi macetnya distribusi air dari instalasi perpiaan milik PDAM.

    "Untuk wilayah Pajo itu karena menurunnya permukaan air tanah sehingga debitnya berkurang," ungkapnya.

    Lebih lanjut, Wan Muhtajun mengatakan, wilayah terdampak masih berisiko bertambah. Bahkan, berpeluang terjadi pada area pertanian warga.

    Sedangkan, menurut dia, upaya penanggulangan hanya bisa dilakukan dengan mendistribusikan air bersih secara sporadis kepada kepala keluarga yang terdampak.

    "Sudah 2.500 liter yang kita distribusikan. Kami juga mengimbau warga untuk mulai mengatur kebutuhan air menghadapi kemarau ini," kata Wan Muhtajun.

    • Sebelumnya: Pidato Perdana Andy Burnham sebagai PM Inggris: Janji Akhiri Tunawisma
    • Selanjutnya: Jenguk Pacar di Rutan Salemba, Wanita Ini Ditangkap usai Sembunyikan Ekstasi di Tisu

      Artikel Terkait

      • Houthi Umumkan Blokade Laut untuk Arab Saudi: Mata Dibayar Mata
      • Christine Hakim jadi Caregiver Suami dan Ibu yang Sakit Jantung  
      • Viral Warung Lontong di Pati Ditarik Retribusi Rp 840.000, DPUTR: Bukan Tarif Setahun
      • BMKG: 2 Kecamatan di Bima Masuk Kategori Kekeringan Ekstrem, 63 Hari Tanpa Hujan
      • PFII Dinilai Terlalu Obral Pajak, Kantong Penerimaan Negara Rawan Bocor
      • Cara Daftar Sebagai Penerima Bansos 2026, Bisa Online Lewat HP
      • Anggaran Bangun Ulang JPO Tendean Belum Ada, Pramono Cari Dana CSR hingga KLB
      • Terbantu Harga Solar Rp 15.000, Nelayan: 70 Persen Pengeluaran Habis untuk BBM
      • WNA Singapura Bunuh Pacar di Denpasar, Korban Dicekik 15 Menit, Pelaku Tetap Tinggal Bersama Jasad
      • Prediksi Skor Robbie Gaspar untuk Final Piala Dunia 2026 Spanyol Vs Argentina, Jagokan Siapa?

        Lihat Sekilas

      • Temuan BPK, Belasan Tahun Tak Ada Retribusi dari Lapak Taman Kyai Langgeng Magelang
      • Mengelola Kenaikan Berat Badan akibat Efek Samping Obat Gangguan Mental 
      • 25 Kepala Daerah Dikirim ke Singapura untuk Belajar, Ini Kriterianya
      • Dedi Mulyadi Tegas Tolak Usulan DPRD Jabar Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Sekolah Gratis Tetap Berlaku
      • Jadwal China Open 2026 Hari Ini: 5 Wakil Indonesia Turun Bertanding
      • 6,07 Juta Turis Asing ke Indonesia Januari hingga Mei 2026
      • 3 Rekor Lionel Messi yang Pecah di Piala Dunia 2026
      • Cek Perbedaan Aplikasi Cek Bansos dan Perlinsos Digital, Termasuk Cara Daftarnya
      • Terapis Spa Surabaya Divonis 2 Tahun 6 Bulan, Terbukti Kuras Uang Pelanggan Rp 1,2 Miliar
      • Gegara Takhayul dan Jaket, Presiden Argentina Tak Hadiri Final Piala Dunia
      • Copyright © 2026 Powered by Kekeringan Melanda 5 Desa di Dompu NTB, 240 KK Terdampak,Vista Notebook   sitemap