Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli

    10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli

    Waktu: 2026-09-12 19:36:09 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Hampir 10 tahun warga di Kecamatan Way Bungur, Kabupaten Lampung Timur, harus hidup berdampingan dengan jembatan yang tak kunjung selesai dibangun.

    Pelajar pun terpaksa menyeberangi sungai menggunakan perahu kecil untuk pergi ke sekolah.

    Harapan baru akhirnya muncul setelah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung Jembatan Way Bunut, Rabu (15/7/2026). Ia memastikan jembatan darurat yang saat ini tengah dibangun akan rampung pada akhir Juli 2026 sehingga dapat dilintasi kendaraan roda dua.

    "Dua minggu lagi jadi. Jembatan daruratnya dua minggu lagi selesai. Akhir Juli selesai, paling tidak motor sudah bisa lewat dulu," kata Gibran, Rabu (15/7/2026).

    Jembatan Way Bunut diketahui mangkrak sejak 2016. Kondisinya sempat menjadi sorotan nasional setelah video pelajar yang harus menyeberangi sungai menggunakan perahu viral di media sosial pada awal 2026.

    Akibat belum adanya akses penghubung yang memadai, aktivitas warga di dua wilayah yang dipisahkan Sungai Way Bunut pun terganggu. Tak hanya pelajar, masyarakat juga harus menggunakan perahu untuk mengangkut hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

    Menurut Gibran, pembangunan jembatan permanen juga akan segera dilakukan. Namun, ia menegaskan proyek tersebut membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, terutama dalam penyelesaian persoalan teknis dan pembebasan lahan.

    "Jembatan permanennya juga akan segera dibangun. Tapi pembangunan itu butuh sinergi dengan kepala daerah. Urusan teknis, nonteknis, pembebasan lahan, daerah harus proaktif," ujarnya.

    Ia meminta persoalan infrastruktur tidak dijadikan ajang saling menyalahkan antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten.

    "Saya kira tidak perlu lempar-lemparan tanggung jawab, apakah provinsi atau daerah. Nanti kita rembug bareng," tegasnya.

    Dalam kunjungannya, Gibran mengaku prihatin melihat anak-anak yang setiap hari harus mempertaruhkan keselamatan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk berangkat ke sekolah.

    Menurutnya, kondisi tersebut sangat berbahaya, terutama saat debit air sungai meningkat pada musim hujan.

    "Kasihan sekali anak-anak yang mau sekolah harus menyeberang pakai perahu. Itu bahaya sekali kalau musim hujan. Tapi tenang, akhir Juli nanti sudah bisa dilewati motor, jadi anak-anak tidak perlu lagi menyeberang pakai perahu," katanya.

    Sebelumnya, persoalan Jembatan Way Bunut juga telah mendapat perhatian pemerintah pusat. Presiden Prabowo Subianto disebut telah menginstruksikan percepatan penanganan akses penghubung tersebut setelah kondisinya menjadi sorotan publik.

    Rampungnya jembatan darurat pada akhir Juli diharapkan menjadi solusi sementara bagi ribuan warga yang selama hampir satu dekade harus bergantung pada perahu untuk beraktivitas sehari-hari sembari menunggu pembangunan jembatan permanen.

    • Sebelumnya: Wapres AS Sebut Ada Pihak di Israel yang Ingin Perang Terus Berlanjut
    • Selanjutnya: Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi

      Artikel Terkait

      • Yusril Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Percepat Proses Hukum, Minta Publik Awasi
      • Kapolres Jakpus Turun Amankan Puncak Harkopnas di GBK, Pastikan Aman
      • 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
      • ⁠Penegasan Komisi III DPR soal RUU Perampasan Aset Digaspol Pakai Turbo
      • Beasiswa JAPFA 2026 bagi Siswa SMA/SMK dan Mahasiswa D3-S1, Ada Bantuan Pendidikan dan Peluang Karier
      • Tanggal 18 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
      • Dalih Pasangan Gelap Mau Titip ke Panti Asuhan Sebelum Buang Bayi di KA Sancaka
      • Gunung Sorikmarapi Sumut Berstatus Waspada, Warga Diminta Jaga Jarak
      • Harapan Presiden Prabowo Subianto Usai Luke Vickery Resmi Jadi WNI
      • Momen Cak Imin Merumput, Bela PKB Lawan Golkar hingga PKS

        Lihat Sekilas

      • Sari Yuliati Puji Implementasi Biodiesel B50 Wujudkan Kemandirian Energi
      • 10 Kecamatan di Kabupaten Bogor Kekeringan, 22.065 Jiwa Kesulitan Air Bersih
      • Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
      • Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad Bin Khalifa Al Thani Meninggal Dunia
      • Final Piala Dunia 2026: Tarian Tango Vs Flamenco
      • Mahasiswa yang Demo di Jakarta Hari Ini Tak Pakai Jas Almamater, Mengapa?
      • Waka DPRD Surabaya Dorong Camat-Lurah Tiru Gaya Sidak Eri Cahyadi
      • Andre Rosiade Serahkan Ambulans untuk Warga Pagambiran, Tegaskan Hadir dengan Kerja Nyata
      • Pemprov Jateng Ditetapkan Jadi Pilot Project Pengadaan Berkelanjutan
      • Pesona Tanaman Mirip Bunga Bangkai di Bekasi yang Bikin Penasaran Warga
      • Copyright © 2026 Powered by 10 Tahun Mangkrak, Gibran Pastikan Jembatan Way Bunut Lampung Bisa Dilintasi Akhir Juli,Vista Notebook   sitemap