Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi

    Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi

    Waktu: 2026-09-12 19:39:25 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Yusufian mengatakan, ketiga orang yang dilaporkannya ke polisi tersebut diduga sebagai pihak yang meminta sejumlah uang kepada warga agar bisa berjualan di SWK Tambak Wedi.

    “Saat kita mendata pas Pak Wali sidak, enggak ada yang melampirkan bukti transfer, mungkin tunai. Keterangannya itu lisan saja, jadi yang disertakan (saat lapor) kesaksian itu,” jelasnya.

    Saat ini, kata Yusufian, proses hukum terkait laporannya tersebut masih terus berjalan. Sejumlah pihak juga telah dipanggil untuk memberikan keterangannya.

    “Pemanggilan para pihak, kalau saya sudah, terus kemarin para korban juga sudah kayaknya. Kalau nantinya ditahan ya sudah konsekuensi hukum, pembuktian di jalur hukum saja,” ujarnya.

    Yusuf berharap, proses hukum yang menyangkut namanya tersebut bisa segera dituntaskan. Sebab, nama baiknya sudah tercemar akibat dugaan pungutan liar (pungli) SWK.

    Yusufian mengaku tidak mengetahui pungli yang dilakukan kepada calon pedagang itu. Pihak paguyuban yang menaungi tidak pernah bercerita terkait itu.

    “Harapan saya segera diputuskan, ditemukan siapa yang benar dan salah, itu bisa memulihkan nama baik saya. Karena di medsos tidak ada inisial langsung nama lengkap, wajah saya disorot,” ucapnya.

    Diberitakan sebelumnya, Eri Cahyadi mencopot Yusufian dari jabatannya sebagai Lurah Tambak Wedi setelah adanya laporan praktik jual beli stan pedagang di SWK. Yusufian dinilai lalai karena tidak mengawasi praktik jual beli stan SWK Tambak Wedi.

    • Sebelumnya: Polisi Kerahkan 389 Personel Amankan Konser Akbar di Monas Nanti Malam
    • Selanjutnya: Ada Rekayasa Lalu Lintas di Monas Hari Ini, Ini Rute Alternatifnya

      Artikel Terkait

      • Ibu Femas Yani Arianto Buka Suara Terkait "Kaburnya" Sang Anak di Korea Selatan
      • Sudin KPKP Perketat Pengawasan Lapo yang Jual Daging Hewan Penular Rabies
      • Kapolda Riau Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
      • Kepala Satuan Pelayanan Mendadak Hilang Usai Pamit Shalat, Dapur MBG di Blora Berhenti Beroperasi
      • Pelindo Terminal Petikemas Raih 2 Penghargaan di Ajang GSPI ASRI 2026
      • Ramai Soal Stiker Retribusi Pemanfaatan RTHP di Yogyakarta, DLH Mengaku Tak Tahu Siapa Penempelnya
      • Antisipasi Jules Kounde Hengkang, Barcelona Lirik Bek Tottenham Pedro Porro
      • 2 Pria Bersenjata Parang Rampok dan Sekap Suami Istri di Kutai Timur
      • Skandal Ujian Promosi PNS, Hampir 6.000 Pegawai Terancam Dihukum
      • Dituding Mangkrak, Manajemen LRT City Pastikan Proyek Berlanjut, Pendanaan Masih Dicari

        Lihat Sekilas

      • Brankas Isi Emas dan Gepokan Duit, Bupati Sukoharjo Lapor Harta Rp 9,1 M
      • Gaya Zendaya dengan Anting Kuno Iran Ini Tuai Kritik Pedas
      • 2 Pria Bersenjata Parang Rampok dan Sekap Suami Istri di Kutai Timur
      • Makin Panas! Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak Arab Saudi
      • Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol
      • Pedagang Cerita Detik-detik Bom Rakitan Meledak di Tasik: Saya Sampai Kejang
      • Berjam-jam JPO Tendean Ditabrak Truk Dibongkar, Kendaraan Belum Bisa Melintas
      • Daftar 8 SD Negeri di Sragen yang Bakal Dilebur pada 2026
      • Viral Maling Motor Panjat Rumah di Depok, 2 Orang Ditangkap
      • Studi: Mayoritas Karhutla Besar di Asia Tenggara Berasal dari Banyak Titik Api
      • Copyright © 2026 Powered by Mantan Lurah Tambak Wedi Surabaya Laporkan Jual Beli Stan SWK ke Polisi,Vista Notebook   sitemap