Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

    Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi

    Waktu: 2026-07-29 18:06:29 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Korban AL rencananya akan bersekolah di SMP dekat dengan rumahnya di Desa Setiling, Lombok Tengah. 

    Sementara DV akan melanjutkan sekolah di MTs yang juga dekat dengan rumahnya di Desa Karang Sidemen, Lombok Tengah. 

    Ditanya terkait kesiapannya masuk sekolah, DV mengaku siap untuk sekolah. 

    Tapi DV mengaku masih malu untuk bertemu teman-teman barunya di sekolah. 

    "Siap-siap aja, nulis sih bisa tapi malunya itu," kata DV sambil terus menunduk. 

    Bedah plastik

    DV dan AL mengalami luka bakar berat akibat insiden kebakaran ponpes yang terjadi pada Desember 2025.

    Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram, Joko Jumadi mengatakan, korban DV masih harus menjalani 5 kali operasi. Sementara korban AL masih harus menjalani bedah plastik estetik. 

    "Kalau secara fungsional relatif sudah aman untuk AL, kalau untuk DV belum," kata Joko. 

    Perawatan selanjutnya akan dilaksanakan di RSUD NTB dan biaya pengobatan akan ditanggung oleh pemprov NTB bersinergi dengan pemerintah pusat. 

    "Harapannya pola ini bisa berlaku ke korban korban lain nanti setelah kasus ini selesai. Jangan sampai ada kasus Al dan DV yang tidak mendapat rehabilitasi medis gara-gara tidak viral," kata Joko. 

    "Yang tidak viral harusnya tetap bisa terlayani, sistem ini yang sedang kita bangun di NTB dan Alhamdulillah gubernur juga sangat responsif  terkait ini dan berjanji sistem bisa dijalankan ke depan," tambah Joko.

    • Sebelumnya: Hotman: Rumah Sentul Bukan Milik Febrie, Dikuasai Don Ritto Sejak 2022
    • Selanjutnya: Air PAM Mati, Apakah Pelanggan Berhak Dapat Kompensasi?

      Artikel Terkait

      • Cegah Truk ODOL Masuk Jalan Protokol Jakarta, Jembatan Timbang Perlu Ditambah
      • Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa
      • Taiwan Protes Kantornya Ditutup di Port Moresby, China Dukung Papua Nugini
      • Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
      • Pemkab Malang Usul Perbaikan 3 Ruas Jalan Lewat IJD, Butuh Rp 135 Miliar
      • Kejagung Tegaskan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Tersangka
      • Iran Ancam Serangan Skala Penuh Jika AS Tak Berhenti Menyerang
      • Salah Injak Pedal, Mobil BYD Tabrak Dinding Kaca Gedung di SCBD
      • Candu Judol Pangreh Praja
      • Pasokan PAM Bakal Terhenti, Warga Cengkareng Mulai Tampung Air di Tong dan Ember

        Lihat Sekilas

      • Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Diminta Cium Kaki Orangtua, PPIS Unesa Beri Penjelasan
      • Wamendagri Bima Arya Minta Gubernur Perkuat Koordinasi hingga Integritas
      • Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
      • Antisipasi Krisis Air di Musim Kemarau, Bupati Bandung Instruksikan Potong Birokrasi Lewat Hotline
      • Kisah Cinta Kylian Mbappe yang Mengundang Penasaran
      • Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang
      • Geledah 3 Rumah Tersangka, KPK Sita Dokumen Terkait Pemerasan Bupati Sukoharjo
      • Waka Komisi III DPR Kritik Hotman soal Febrie: Gak Usah Bawa-bawa Presiden
      • PAM JAYA Salurkan Bantuan Toren Gratis, Warga: Sangat Berguna Sekali
      • Tak Mau Salahkan Masa Lalu, Davina Karamoy: Memang Sudah Takdirnya
      • Copyright © 2026 Powered by Santri Korban Kebakaran Ponpes di Lombok Tengah Mengaku Siap Sekolah Lagi,Vista Notebook   sitemap