Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

    5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini

    Waktu: 2026-07-29 18:04:10 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei "90 persen telah tiada ". Trump juga mengatakan bahwa para komandan militer tertinggi Iran telah tewas akibat perang.

    Dalam wawancara dengan media AS Fox News, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa , Trump kembali mengatakan bahwa kemampuan militer Iran telah sangat melemah.

    Selain berita tersebut, berikut ini berita-berita internasional yang menarik perhatian pembaca detikcom, hari ini, Selasa :

    - Trump Resmi Beri Tahu Kongres AS soal Perang Iran Berlanjut

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres AS bahwa Pentagon telah melanjutkan serangan terhadap Iran.

    Dalam surat kepada Kongres pada 10 Juli, Trump mengatakan serangan dimulai pada 7 Juli dan merupakan "tindakan militer yang konsisten dengan tanggung jawab saya untuk melindungi warga Amerika dan kepentingan Amerika Serikat, baik di dalam maupun luar negeri", demikian laporan media-media AS, CBS dan Politico.

    Dilansir Al-Jazeera, Selasa , surat tersebut menggambarkan serangan terbaru AS sebagai "terbatas, terukur, direncanakan, dan dilaksanakan dengan cara yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil".

    - Panas! Houthi Kirim Rudal ke Arab Saudi Usai Serangan ke Bandara Yaman

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump secara resmi memberi tahu Kongres AS bahwa Pentagon telah melanjutkan serangan terhadap Iran.

    Dalam surat kepada Kongres pada 10 Juli, Trump mengatakan serangan dimulai pada 7 Juli dan merupakan "tindakan militer yang konsisten dengan tanggung jawab saya untuk melindungi warga Amerika dan kepentingan Amerika Serikat, baik di dalam maupun luar negeri", demikian laporan media-media AS, CBS dan Politico.

    Dilansir Al-Jazeera, Selasa , surat tersebut menggambarkan serangan terbaru AS sebagai "terbatas, terukur, direncanakan, dan dilaksanakan dengan cara yang dirancang untuk meminimalkan korban sipil".

    - Presiden Brasil Kritik Tarif 20% Trump di Hormuz: Pembajakan!

    Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengkritik pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, bahwa AS berencana untuk mengenakan tarif 20 persen pada kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz.

    "Dulu, itu disebut pembajakan," kata Lula dalam pidato yang disampaikan di Sao Paulo, Brasil, pada hari Senin waktu setempat.

    "Negara besar seperti Amerika Serikat, yang saya yakini telah lama memerangi pembajakan, tidak bisa menjadi bajak laut sendiri sekarang," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Selasa .

    - Iran Ejek Tarif Trump di Selat Hormuz: 20 Persen Terlalu Tinggi!

    Pemerintah Iran menanggapi ancaman tarif sebesar 20 persen di Selat Hormuz yang baru saja dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Teheran mengejek dengan menyebut tarif 20 persen terlalu tinggi.

    Otoritas Iran bahkan menambahkan bahwa mereka akan mematok tarif yang lebih rendah untuk perlintasan aman di jalur perairan strategis tersebut.

    Komentar itu, seperti dilansir Anadolu Agency dan First Post, Selasa , disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menanggapi pernyataan terbaru Trump yang mengancam akan mengenakan tarif besar terhadap semua kargo yang diangkut melalui Selat Hormuz.

    - Trump Bilang Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei 90% Telah Tiada

    Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pemimpin tertinggi Iran Mojtaba Khamenei "90 persen telah tiada ". Trump juga mengatakan bahwa para komandan militer tertinggi Iran telah tewas akibat perang.

    Dalam wawancara dengan media AS Fox News, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa , Trump kembali mengatakan bahwa kemampuan militer Iran telah sangat melemah.

    "Mereka tidak memiliki Angkatan Laut. Mereka tidak memiliki Angkatan Udara. Semuanya sudah lenyap. Pertahanan anti-pesawat mereka sudah musnah. Para pemimpin mereka semuanya telah tewas," ujar Trump dalam wawancara tersebut.

    Simak Video 'Trump Blokade Selat Hormuz-Pasang Tarif 20%: Kita Melindungi Qatar cs':

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Prabowo Puji Danantara Pangkas 250 BUMN dalam 18 Bulan: Saya Bangga
    • Selanjutnya: Kantor Hotman Paris di Kelapa Gading Digeruduk Massa Demo

      Artikel Terkait

      • Eks Kabareskrim Sebut Ada Pertaruhan Marwah Kejagung dalam Pengusutan Febrie Adriansyah
      • Harga Emas Antam Hari Ini 21 Juli 2026, Wajib Tahu Sebelum Beli
      • Bedah Trailer Avengers: Doomsday, Chris Evans Kembali Jadi Captain America
      • Perselisihan Berujung Penusukan Pria di Jakbar, Polisi Tangkap Pelaku
      • Sungai Kampar di Riau Tercemar Tambang Emas Ilegal di Sumbar, Walhi: Aparat Harus Cepat Bertindak
      • Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi dr Tifa, Minta Sidang Lanjut ke Pembuktian
      • Tak Hanya Stasiun Besar, Turis Asing Kini Naik Kereta dari Stasiun Kecil
      • 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
      • Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
      • Perpustakaan Gasibu Bakal Bertransformasi Jadi Perpustakaan Digital

        Lihat Sekilas

      • Komjak Sebut Penyidik KPK Bisa Dilibatkan Usut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
      • Apple dan Nvidia Kejar-kejaran Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
      • Sebanyak 41,5 Juta Hektar Tutupan Hutan Berisiko Mengalami Deforestasi
      • Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala
      • Pramono Persilakan ASN DKI Nonton Final Piala Dunia 2026, Asal Kinerja Tak Berkurang
      • Paolo Maldini Turun Tangan, FIGC Rayu Pep Guardiola Jadi Pelatih Timnas Italia
      • Bicara Program CKG, Prabowo Ungkap Banyak Rakyat yang Sakit Gigi
      • Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
      • PAM JAYA Gelar Gathering Pekerja, Perkuat Sinergi dan Harmonisasi Internal
      • Menilik Maraknya Rasuah di Daerah
      • Copyright © 2026 Powered by 5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini,Vista Notebook   sitemap