Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Otomotif >Dedi Mulyadi Tegas Tolak Usulan DPRD Jabar Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Sekolah Gratis Tetap Berlaku

    Dedi Mulyadi Tegas Tolak Usulan DPRD Jabar Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Sekolah Gratis Tetap Berlaku

    Waktu: 2026-07-29 17:11:48 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

     Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan sikap pemerintah provinsi yang menolak wacana penarikan kembali Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK negeri.

    Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas usulan dari DPRD Jawa Barat yang menginginkan reaktivasi SPP untuk menutup kekurangan anggaran operasional sekolah.

    Penegasan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kebijakan pendidikan gratis di tingkat SMA/SMK negeri di Jawa Barat akan tetap dipertahankan, meskipun di tengah tantangan keterbatasan anggaran.

    Apa alasan Pemprov Jabar menolak reaktivasi SPP?

    Dedi Mulyadi menekankan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab negara dan tidak boleh kembali dibebankan kepada orang tua siswa, khususnya di sekolah negeri.

    "Masih ramai dibahas tentang usulan pemberlakuan SPP bagi siswa-siswi wilayah Provinsi Jawa Barat. Itu merupakan usulan teman-teman DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi pendidikan. Selanjutnya kami tegaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tetap tidak akan memberlakukan pembayaran SPP," ujar Dedi Mulyadi, Kamis (16/7/2026) dikutip dari TribunJabar.id.

    Ia menegaskan bahwa prinsip utama yang dipegang pemerintah adalah menjamin akses pendidikan tanpa biaya bagi seluruh siswa.

    "Kami tetap berpegang teguh pendidikan merupakan kewajiban pemerintah. Siswanya, biayanya ditanggung pemerintah," tegasnya.

    Menurut Dedi, pengembalian kebijakan SPP berpotensi menambah beban masyarakat dan dapat menghambat akses pendidikan, terutama bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.

    Mengapa DPRD Jabar mengusulkan SPP kembali?

    Di sisi lain, DPRD Jawa Barat melalui Komisi V mengemukakan usulan reaktivasi SPP sebagai solusi atas keterbatasan anggaran yang dihadapi sekolah.

    Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung, menyebut usulan tersebut muncul setelah pihaknya menerima berbagai keluhan dari sekolah dan Kantor Cabang Dinas (KCD) terkait minimnya dana operasional.

    "Berangkat dari ketidakmampuan pemerintah untuk membiayai semua biaya operasional yang dibutuhkan oleh satuan pendidikan, baik SMA maupun SMK negeri. Saat ini dana BOS pusat dan BOS provinsi hanya mampu menutup sekitar 40 persen dari kebutuhan biaya operasional ideal setiap siswa dalam satu tahun," ungkap Untung, Rabu (15/7/2026).

    Kondisi ini membuat banyak sekolah harus beroperasi dengan keterbatasan, yang berdampak pada kualitas layanan pendidikan.

    "Risikonya adalah anak-anak mendapatkan layanan seadanya dari berbagai faktor, anak-anak tidak mendapatkan layanan pembelajaran yang berkualitas karena anggarannya ya segitu-gitunya. Jangan berharap kemudian kita akan mendapatkan lulusan yang berkualitas," jelas Untung.

    Keterbatasan ini dikhawatirkan dapat menghambat peningkatan mutu pendidikan di Jawa Barat jika tidak segera ditangani.

    Dalam konsep yang diusulkan DPRD, reaktivasi SPP tidak akan diberlakukan secara merata. Skema yang dirancang bersifat berjenjang berdasarkan kemampuan ekonomi keluarga.

    Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul DPRD Jabar Usul SMA Negeri Bayar SPP Lagi, Dedi Mulyadi Tegas Menolak: Biaya Ditanggung Pemerintah.

    • Sebelumnya: Kemendagri Ungkap Perbedaan Pinjaman Sukuk & Obligasi Daerah
    • Selanjutnya: Inggris di Depan Kebesaran Messi, Waktunya Sepak Bola Pulang Kampung

      Artikel Terkait

      • Jelang Wajib Halal Oktober, BPJPH Gelar Halal Market 2026
      • Eks Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Dituntut 11 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 31,9 M
      • Sebelum Tabrak Truk di Tol Malang-Pandaan, Pengemudi CR-V Sempat Diklakson Rombongan
      • Tim Investigasi dari Jakarta Berangkat ke Lokasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
      • Kick Off Perancis Vs Inggris Beda dengan Final, Awas Jangan Salah!
      • Ekspor Salak Bali ke Vietnam Masih Terkendala Legalitas, Barantin Janji Bentuk Tim
      • Cabai Habanero Lokal Pertama Indonesia, Lebih Pedas dari Rawit
      • BRIN: Alih Fungsi Lahan hingga Overtourism Jadi Ancaman Keanekaragaman Hayati di Jawa
      • Polisi Olah TKP MAN 3 Padang Usai Siswa Bawa Bom hingga Meledak
      • Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka

        Lihat Sekilas

      • Kebakaran Terjadi di Waterbom Al Barokah Indramayu, Tak Ada Korban dan Penyebab Diselidiki
      • Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
      • Roy Suryo Gugat Ganti Rugi Rp 210 Juta, Refly Harun: Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan
      • Bandara Juanda Direvitalisasi, Siap Tampung Pesawat Super Jumbo Airbus A380
      • 10 Pulau Terbaik di Dunia Versi Travel and Leisure 2026, Bali Peringkat Berapa?
      • Primata Kunci Cegah Kepunahan Massal akibat Perubahan Iklim
      • Pemerintah Gelontorkan Rp 10,3 Triliun untuk Percepat Program Listrik Desa
      • Sarwendah Siap All Out Pertahankan Hak Asuh Anak
      • Hidup Dikepung Dampak Beracun TPA Jatiwaringin
      • Sekolah Rakyat Jember Punya Lapangan Berstandar FIFA, Siswa Baru Takjub
      • Copyright © 2026 Powered by Dedi Mulyadi Tegas Tolak Usulan DPRD Jabar Reaktivasi SPP SMA/SMK Negeri, Sekolah Gratis Tetap Berlaku,Vista Notebook   sitemap