Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Wisata >Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris

    Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris

    Waktu: 2026-09-12 19:00:43 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Pelaksanaan rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap EM (67), seorang pria pemilik bengkel mobil di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, yang didalangi oleh istrinya sendiri berinisial IF alias Y (61), berlangsung penuh haru dan histeria pada Kamis (16/7/2026).

    Anak kandung korban yang turut hadir dan melihat langsung adegan reka ulang tersebut tak kuasa menahan kesedihan yang mendalam. Perempuan itu bahkan sempat pingsan di tengah kerumunan warga yang memadati sekitar lokasi kejadian.

    Setelah sadar, ia lalu hanya bisa duduk lemas dengan pandangan mata kosong. Sesekali, kerabat dan warga di sekelilingnya mencoba menenangkan dengan memberikan cairan minyak kayu putih sambil mengipasi dan memberinya minum.

    Namun di tengah jalannya adegan rekonstruksi, perempuan tersebut tiba-tiba menjadi histeris. Ia berteriak-teriak ke arah kerumunan warga yang sejak awal proses rekonstruksi setia memadati sekitar lokasi luar garis polisi.

    Melihat situasi yang semakin emosional, sejumlah anggota kepolisian yang berjaga ketat di lapangan bersama pihak keluarga langsung bergerak cepat dan berusaha keras untuk menenangkannya.

    Adik kandung korban EM, Estiningsih, mengatakan bahwa anak perempuan korban sekaligus tersangka tersebut sebenarnya sudah berkeluarga dan selama ini menetap di Pulau Kalimantan.

    "Mereka (korban dan tersangka) hanya tinggal berdua, anaknya tinggal di Kalimantan. Dia anak satu-satunya," kata Esti memberikan penjelasan di lokasi.

    Menurut Esti, anak tunggal korban tersebut sengaja langsung terbang dan baru pulang ke kampung halaman setelah mendapat kabar duka mengenai peristiwa pembunuhan keji yang menimpa sang ayah.

    "Baru pulang belum lama ini, setelah dikabari," ujar Esti pilu.

    Warga Soraki Pasangan Selingkuh asal Banten

    Diberitakan sebelumnya, Polresta Banyumas menggelar rekonstruksi pembunuhan EM (67) secara terbuka di bawah pengawalan ketat aparat pada Kamis (16/7/2026).

    Dalam agenda rekonstruksi ini, polisi menghadirkan langsung tersangka utama yakni IF alias Y (61) yang merupakan istri sah korban, beserta pria selingkuhannya berinisial AR (51), warga asal Banten.

    Selain itu, dihadirkan juga dua tersangka lain yang bertindak membantu pelarian dan eksekusi, yaitu JN (42) dan seorang sopir mobil rental berinisial SR (28), yang keduanya juga berdomisili di Banten.

    Pantauan di lokasi, proses rekonstruksi dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. Ratusan warga di sekitar lokasi yang telah mendengar informasi tersebut langsung memadati area begitu mobil tahanan polisi tiba.

    Polisi Tutup Akses

    Pihak kepolisian akhirnya terpaksa menutup total akses jalan di depan TKP yang berada di Jalan Masjid Baru, Kelurahan Arcawinangun, Kecamatan Purwokerto Timur.

    Langkah ini diambil untuk menghalau gelombang warga yang merangsek maju karena ingin melihat wajah para pelaku secara dekat.

    Warga yang geram juga langsung meneriaki para tersangka begitu adegan pertama dimulai oleh penyidik. Sebagian warga lainnya bahkan spontan menyoraki para tersangka saat mereka memperagakan adegan demi adegan teknis selanjutnya.

    Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Ardi Kurniawan, mengatakan bahwa rencananya proses rekonstruksi ini akan dilakukan secara maraton di dua lokasi berbeda.

    "Ada dua lokasi, di sini dan di hotel," kata Ardi di lokasi.

    Untuk diketahui, area rumah terpadu tersebut merupakan TKP utama penyerangan dan pembunuhan korban. Sedangkan hotel yang ditunjuk merupakan lokasi rahasia di mana para tersangka menyusun plot dan merencanakan pembunuhan tersebut.

    • Sebelumnya: WNI Diduga Jadi Korban Pembunuhan di Armenia, Terduga Pelaku Juga WNI
    • Selanjutnya: Mendagri Ungkap Strategi Cegah Korupsi di Daerah Lewat Sistem-Integritas

      Artikel Terkait

      • Australia Ingin Belajar Praktik Dialog Lintas Agama dari Indonesia
      • BNPP Pertahankan Opini WTP BPK, Realisasi Anggaran Tembus 99,38 Persen
      • Rebutan Air, Dua Petani di Soppeng Terlibat Duel Maut, Satu Tewas
      • Lu Punya Otak, Enggak?
      • KPK Tak Ajukan Banding atas Vonis John Field di Kasus Suap Bea Cukai
      • Regulasi Berbelit, Prabowo Minta Single National Identity Card Segera Dieksekusi
      • Pertamina Tegaskan Akan Tindak Sopir Mobil Tangki yang Melanggar di Medan
      • Efek Kasus Bripka E, Ratusan Santri Ponpes Manjung Wonogiri Terancam Terlantar
      • Mengapa Kita Sulit Berhenti Membaca Berita Buruk? Ini Penjelasan Psikoterapis
      • Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Diduga Bunuh Diri

        Lihat Sekilas

      • Dengan Konsep Ini, Penghuni Tak Perlu Cari Kerja ke Luar Kawasan
      • Diduga Dicuri, 6 Km Kabel PJU Dishub Banten di 11 Jalan Hilang
      • Potret Warga Medan Antre BBM di Tengah Banjir, Pengendara Pilih Bertahan Berjam-jam
      • Kekeringan Landa Cigudeg Bogor, Ribuan Warga hingga Puskesmas Krisis Air Bersih
      • Hasil Otopsi Sementara Dokter PPDS yang Ditemukan Tewas di Semak RSUD Siak: Ada Memar di Kepala
      • Wall Street Melemah, Konflik AS-Iran dan Lonjakan Harga Minyak Tekan Pasar
      • Raja Felipe VI Sambut Kepulangan Timnas Spanyol, Jutaan Warga Padati Madrid
      • Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki
      • Update Harga Toyota Avanza, Naik di Pertengahan Juli 2026
      • Nge-challenge Bocah Makan Cabai dan Masuk Freezer, Pria di Depok Ditangkap
      • Copyright © 2026 Powered by Saksikan Ibunya Rekonstruksi Bunuh Ayahnya di Banyumas, Anak Korban Pingsan dan Histeris,Vista Notebook   sitemap