Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

    Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat

    Waktu: 2026-07-30 02:02:35 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi Komjen M Fadil Imran mendorong transformasi pada layanan kepolisian. Dia menekankan agar Layanan Polisi 110 dan Command Center tidak sekadar menjadi formalitas, melainkan harus mengedepankan kecepatan respons di lapangan.

    Hal itu disampaikan Fadil saat menyambangi Polresta Sorong Kota, Papua Barat Daya, Kamis . Dalam kesempatan itu, dia meninjau langsung kesiapan Layanan 110 dan mekanisme Command Center di Polresta Sorong Kota.

    Fadil mengecek alur koordinasi mulai dari operator, SPKT, hingga personel yang berpatroli. Dia mengapresiasi kenaikan angka pengaduan melalui 110 dan menegaskan bahwa indikator keberhasilan bukan hanya soal menjawab telepon.

    "Telepon terjawab adalah awal dari pelayanan, bukan akhir. Yang harus kita pastikan adalah setelah masyarakat menyampaikan masalahnya, siapa yang bergerak, berapa lama polisi sampai, dan apakah persoalan masyarakat benar-benar tertangani," ujar Fadil dalam keterangannya, Jumat .

    Berdasarkan data Posko Command Center 110 Mabes Polri, sepanjang Januari hingga Juni 2026, Layanan 110 Polresta Sorong Kota menerima 3.392 panggilan. Dari jumlah tersebut, 2.672 panggilan berhasil dijawab dengan success call rate mencapai 88,18 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.

    Meski begitu, Fadil meminta agar paradigma pelayanan diubah. Menurutnya, ukuran kesuksesan yang paling penting adalah seberapa banyak masyarakat yang benar-benar terbantu setelah melapor.

    "Jangan hanya bertanya berapa telepon yang kita jawab. Mulai bertanya, berapa masyarakat yang benar-benar kita bantu. Itu ukuran pelayanan yang jauh lebih penting," katanya.

    Eks Kapolda Metro Jaya ini juga menginstruksikan jajaran untuk mengukur waktu respons secara berkala. Mulai dari laporan diterima, waktu penugasan anggota, hingga waktu kedatangan polisi di lokasi kejadian.

    "Masyarakat tidak perlu memikirkan ini urusan fungsi yang mana. Bagi masyarakat sederhana: saya membutuhkan polisi. Tugas kitalah memastikan kebutuhan itu diteruskan kepada personel yang paling tepat dan paling cepat," tutur Fadil.

    Lebih lanjut, Fadil mengingatkan jajarannya agar tidak terjebak pada fasilitas fisik Command Center. Dia menegaskan Command Center harus berfungsi sebagai pusat pengambilan keputusan yang cepat, bukan sekadar ruangan dengan teknologi mahal.

    "Command Center jangan selalu dibayangkan sebagai ruangan besar dengan banyak layar atau teknologi yang mahal. Semua itu adalah alat," ucapnya.

    "Hakikat Command Center adalah bagaimana kita menerima informasi, memahami masalah, mengambil keputusan, menggerakkan anggota, dan memastikan masalah masyarakat ditangani," lanjut Fadil.

    Selain respons cepat, Fadil mendorong penggunaan data untuk mencegah kejahatan. Merujuk data DORS Polri, tercatat ada 1.503 kasus kejahatan di Sorong Kota pada semester pertama 2026, dengan pencurian kendaraan bermotor sebagai kasus yang paling banyak.

    Dia meminta data tersebut dipetakan untuk menentukan titik dan jam rawan, sehingga patroli kepolisian lebih tepat sasaran.

    "Data harus bisa menjawab: kejahatan paling sering terjadi di mana, jam berapa paling rawan, bagaimana pola kejadiannya, dan patroli mana yang paling dekat. Dari situ kita bisa menggerakkan anggota dengan lebih tepat," pungkas Fadil.

    • Sebelumnya: IHSG Ditutup 15 Juli 2026 Naik 2 Poin ke 6.041,97, ANTM Teratas
    • Selanjutnya: 20,4 Ton Kopi Bandung Barat Tembus 4 Negara, Vietnam Jadi Pasar Ekspor Paling Sulit

      Artikel Terkait

      • Presiden Prabowo On Track Jadi Presiden Terhijau dalam Sejarah Indonesia
      • Presiden Sudah Tahu Abnormalitas Pada Tata Kelola Program Prioritas
      • Liburan ke Jepang Makin Mahal, Pajak Keberangkatan Naik 3 Kali Lipat
      • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 di TVRI dan Live Streaming
      • Hadapi Kemarau hingga September, BPBD Sulsel Minta Warga Hemat Air dan Setop Bakar Sampah
      • Cerita Damkar Karanganyar Evakuasi 5 Anak Kucing Berkat Laporan Seorang Ibu Hamil
      • Kejagung Tegaskan Febrie Adriansyah Tersangka Kasus Korupsi-TPPU Terkait ASABRI
      • Kejagung Bentuk Penyidik Khusus Tangani Febrie Adriansyah, Jamin Independen
      • 3 Kapal di Muara Angke Jakut Terbakar, Damkar Kerahkan 65 Personil
      • Akses Masuk Tol Cikarang Barat Diperbaiki, Pengendara Diminta Waspada

        Lihat Sekilas

      • Polri Libatkan Secret Service Cek Keaslian Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah
      • Pindah ke Persija, Denis Kolinger Ungkap Peran Marko Simic
      • Gelombang Panas Picu Kebakaran Hutan di Prancis, Rute Kereta Cepat Terganggu
      • Laju Terhenti di Semifinal Japan Open 2026, Putri KW Pilih Mawas Diri
      • Israel Ubah Status Buaya, Kini Bisa Digunakan untuk Cegah Tahanan Kabur
      • Alasan Jamwas Jadi Plt Jampidsus agar Permudah Periksa Febrie Adriansyah
      • Bupati Lombok Barat Ahmad Zaini yang Kena OTT Tiba di Gedung KPK
      • Antisipasi Jules Kounde Hengkang, Barcelona Lirik Bek Tottenham Pedro Porro
      • Awal Mula Pohon Suweg Mirip Bunga Bangkai Ditanam hingga Mekar di Bekasi
      • Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 19 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi Sampai Malam
      • Copyright © 2026 Powered by Astamaops Kapolri Minta Layanan 110 Diperkuat: Respons Cepat Bantu Masyarakat,Vista Notebook   sitemap