Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Hiburan >Konflik Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Lewat Pendekatan Budaya

    Konflik Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Lewat Pendekatan Budaya

    Waktu: 2026-07-30 02:02:58 Sumber: Vista Notebook Penulis: Otomotif

    Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai mengerahkan tim dari Kantor Wilayah Kementerian HAM Nusa Tenggara Timur bersama Staf Khusus Menteri untuk memantau langsung bentrokan yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur.

    Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penanganan konflik yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian materiil. Berdasarkan laporan sementara, bentrokan antar dua desa tersebut mengakibatkan sedikitnya tiga orang meninggal dunia, sejumlah warga mengalami luka-luka, serta puluhan rumah terbakar.

    Dalam pemantauan di lapangan, tim KemenHAM akan menggali kondisi masyarakat pascakonflik sekaligus mengidentifikasi langkah yang diperlukan untuk mendukung penyelesaian secara damai.

    Menteri HAM Natalius Pigai mengatakan penyelesaian konflik di Adonara perlu mengedepankan pendekatan yang sesuai dengan karakter masyarakat setempat.

    "Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu .

    Ia menjelaskan, pendekatan berbasis budaya dinilai dapat membantu membangun kembali kepercayaan masyarakat serta mencegah konflik serupa kembali terjadi. Pelibatan tokoh adat, tokoh agama, dan unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam proses penyelesaian.

    Kementerian HAM RI akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, serta para tokoh masyarakat untuk memastikan proses penanganan berlangsung secara damai dengan tetap menghormati hak asasi manusia.

    Pemerintah juga berharap kondisi di Adonara segera kembali kondusif sehingga masyarakat terdampak dapat menjalankan aktivitas secara normal.

    Lihat juga Video 21 Orang Jadi Tersangka Bentrok Berdarah di Flores Timur

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Mandatori E20 pada 2028, Pemerintah Buka Peluang Swasta Bangun Pabrik Bioetanol
    • Selanjutnya: Mendagri Usul Donatur Tiap Calon Kepala Daerah Dibuka ke Publik, Seperti di AS

      Artikel Terkait

      • Viral Pria Pamer Alat Kelamin di JPO Grogol Jakbar, Polisi Selidiki
      • Baju Biru Dongker Cocok dengan Jilbab Warna Apa? Ini 43 Kombinasinya
      • Jember Fashion Carnaval 2026 Bakal Digeler 24-26 Juli, Angkat Tema HEAL
      • KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Suap Pejabat Bea Cukai
      • Komisi I DPR-Kemhan Bahas Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia
      • Futurismo: Saat Industri Memilih Sendiri "Champion"
      • Update Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Galeri 24 dan UBS Naik
      • Kritik Zlatan Ibrahimovic atas Kegagalan Inggris di Piala Dunia 2026
      • Cuaca Buruk Jelang Final Piala Dunia, Badai Kuat Skala 3 Intai New York
      • Ingin Baca Unggahan Trump Lebih Cepat dari Orang Lain? Siapkan Rp 1,6 Miliar per Bulan

        Lihat Sekilas

      • Tangis Abdel Achrian Pecah di Pusara Temon...
      • Rundown Hari Pertama Soundrenaline Sana Sini Jakarta 2026, Ada Tahiti 80
      • Pascaledakan Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Pelaku Akan Jalani Sisa Pendidikan di Sekolah Lain
      • Apa Itu GASS? Empat Keunggulan Teknologi Dual Mode BYD yang Perlu Diketahui
      • Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unesa 26 Orang, BEM Ungkap Modus AI
      • 5 Rute KAI Punya Pemandangan Indah, Ada yang dari Stasiun Tertinggi
      • Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mentawai
      • Simak Harga Bekas Toyota Raize, mulai Rp 165 Jutaan
      • PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi atas Dugaan Penghinaan
      • Tanggal 17 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya
      • Copyright © 2026 Powered by Konflik Adonara, Menteri HAM Dorong Penyelesaian Lewat Pendekatan Budaya,Vista Notebook   sitemap