Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?

    Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?

    Waktu: 2026-09-12 19:01:17 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

    Sunarto menjelaskan, kualitas dokter dan fasilitas kesehatan memang tetap menjadi bagian penting dalam pelayanan medis. Namun, aspek tersebut kini tidak dapat dipisahkan dari pengalaman pasien selama menjalani perawatan.

    “Kualitas dokter maupun faskes itu menjadi salah satu bagian dari pengalaman pasien. Hal inilah yang menjadi pembanding utama masyarakat dalam memilih layanan kesehatan di luar atau dalam negeri,” jelasnya.

    Ia mengatakan, Kementerian Kesehatan juga mencermati laporan mengenai jumlah masyarakat Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri.

    “Kementerian Kesehatan mendengar tentang laporan bahwa 1 tahun mungkin ada 1 atau 2 juta orang Indonesia yang berobat ke luar negeri. Hal ini menjadi refleksi bagi kami,” ujar Sunarto.

    Besarnya angka tersebut, menurut Sunarto, menjadi bahan evaluasi bagi layanan kesehatan di dalam negeri.

    Mutu layanan tak hanya soal dokter

    Ia menilai, mutu pelayanan tidak lagi cukup diukur hanya dari kemampuan dokter atau ketersediaan fasilitas medis.

    “Maka, dari sekarang mutu layanan kesehatan bukan hanya dari kualitas dokter, tetapi juga melihat bagaimana pelayanan terbaik yang bisa diberikan kepada masyarakat,” katanya.

    Sunarto menuturkan, pelayanan terbaik mencakup sejumlah aspek yang dirasakan langsung oleh pasien.  Mulai dari ketepatan layanan hingga pemanfaatan teknologi dalam proses perawatan.

    “Hal ini juga mencakup ketepatan layanan, kualitas dari fungsi layanan, bangunan fisik, hingga bagaimana pemanfaatan teknologi digunakan untuk pelayanan pasien,” tambahnya.

    Dengan demikian, rumah sakit dan fasilitas kesehatan perlu melihat layanan secara lebih menyeluruh. 

    Pasien tidak hanya datang untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan, tetapi juga mengalami seluruh proses pelayanan selama berada di fasilitas kesehatan.

    Kepercayaan pasien perlu dibangun

    Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Press Conference ASMIHA ke-35: Beyond Borders, Training, and the Future of Indonesian Cardiology, di Jakarta Selatan, Kamis (16/7/2026).

    Sementara itu, kardiolog senior sekaligus Ketua Dewan Etik PERKI, Muhammad Munawar, MD, FIHA menilai, kepercayaan menjadi faktor yang tidak kalah penting dalam layanan kesehatan.

    “Hal yang tidak kalah penting yaitu membangun kepercayaan pasien. Sebab, teknologi yang canggih, pendidikan dokternya bagus, tapi pasiennya tidak percaya juga tidak bisa,” tutur Munawar.

    Menurutnya, keberadaan teknologi medis yang canggih dan latar belakang pendidikan dokter yang baik belum cukup untuk membuat pasien merasa yakin. 

    Hubungan antara dokter dan pasien juga perlu dibangun melalui kejujuran serta keterbukaan.

    “Kejujuran dan trasnparansi yang harus kita pertahankan di Indonesia. Pasien dapat rasa kepercayaan penuh kepada dokter, bukan masalah fasilitas. Integritas itu yang harus ditanamkan pada para dokter untuk menunjang valuenya,” pungkasnya.

    Kepercayaan tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. 

    Dengan pelayanan yang lebih menyeluruh dan hubungan dokter-pasien yang kuat, masyarakat diharapkan tidak lagi menjadikan layanan kesehatan luar negeri sebagai satu-satunya pilihan.

    • Sebelumnya: Pilih BBM Sesuai Pabrikan: Hindari Kerugian Jangka Panjang Mesin
    • Selanjutnya: Kata Pengacara soal Don Ritto: Pakai Rumah Sentul hingga Simpan Emas 74 Kg

      Artikel Terkait

      • Persebaya Tutup HUT ke-99 dengan Tribute Emosional untuk Andie Peci dan Eri Irianto
      • Menkop Resmi Buka Pelatihan Manajer KDKMP
      • 4 Tips Mix and Match Outfit Polkadot untuk Tampilan Chic dan Kekinian
      • Tinggalkan Motor 2 Menit untuk Ambil Paket, Ojol di Tangerang Jadi Korban Curanmor
      • Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban
      • Kronologi Bus Sinar Jaya Terguling di Brebes, Hantam Jembatan lalu Tabrak Truk
      • Siswa SMAN 9 Manado Olah Limbah Tulang Ayam Jadi Peredam Suara
      • Tangis dan Kenangan dalam Pemakaman Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam
      • Pemobil di Chili Tabrak Kerumunan Festival, 6 Orang Tewas
      • Polisi Tangkap Remaja di Jaksel yang Lecehkan 3 Anak, Modus Ajak Main Gim

        Lihat Sekilas

      • Mengapa Embun Upas Sering Muncul di Dataran Tinggi Dieng?
      • Prabowo Sebut Menterinya Banyak yang Masuk RS karena Kerja Keras
      • Temuan Polisi soal Bos Perusahaan Tewas di Hotel St Regis Jakarta Selatan
      • Mendes Tegaskan Pendapatan KDKMP Akan Dikembalikan 80% buat Warga Desa
      • Mitos Piala Dunia Dongkrak Ekonomi, Benar atau Tidak?
      • Espresso Lemonade Viral di TikTok, Minuman Segar yang Wajib Dicoba
      • Sosok Pria Tewas Tertembak di Hotel Mewah Jaksel Petinggi Perusahaan
      • Milisi Irak Tawarkan Imbalan Rp 179 M untuk Bunuh Trump
      • Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam
      • Simak! Rekayasa Lalin di Pekanbaru Saat Riau Bhayangkara Run 2026 Besok
      • Copyright © 2026 Powered by Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?,Vista Notebook   sitemap