Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban

    Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban

    Waktu: 2026-09-12 18:59:39 Sumber: Vista Notebook Penulis: Hiburan

    Ketua DPRD Kabupaten Lebak, Juwita Wulandari, membantah isu yang mengaitkan dirinya dengan dugaan penculikan dan pengeroyokan terhadap seorang pria berinisial Fam Fuk Tjhong alias Uun.

    Juwita menegaskan tidak pernah memerintahkan siapa pun untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap Uun, yang telah melaporkan dugaan penculikan dan pengeroyokan ke Polda Banten.

    "Saya tegaskan kabar tersebut tidak benar. Saya tidak pernah menyuruh orang maupun kelompok orang untuk melakukan tindakan kekerasan tersebut," kata Juwita dalam konferensi pers di Gedung DPRD Lebak, Senin (20/7/2026).

    Akui Sempat Terima Pesan dari Korban

    Juwita mengaku tidak mengetahui peristiwa dugaan penculikan yang dialami Uun.

    Namun, ia membenarkan sempat menerima pesan WhatsApp dari korban sebelum kejadian.

    Menurut Juwita, isi pesan tersebut dinilainya tidak beretika sehingga ia menceritakannya kepada sang suami.

    "Awalnya hanya curhatan suami istri. Pak Uun mengirim WhatsApp dengan bahasa yang tidak beretika. Saya hanya bercerita kepada suami, lalu diminta kirim pesan WhatsApp-nya, lalu selesai sampai di situ. Tidak ada komunikasi lanjutan dengan pihak lain," ujarnya.

    Juwita juga membantah pernah berkomunikasi dengan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang diduga terlibat dalam penculikan, meski mengakui dirinya merupakan pengurus salah satu ormas tersebut.

    "Saya punya kedekatan sendiri dengan ormas Jayagati, saya pengurus di ormas tersebut, saya bergabung sebelum jadi dewan di periode ini," katanya.

    Klaim Sudah Berdamai

    Juwita mengatakan dirinya telah bertemu dengan Uun di kediamannya pada Sabtu malam dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan.

    "Pak Uun minta maaf, kita buat kesepakatan bahwa ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan, tanpa paksaan, dengan saksi di pihak kami, saksi dari Pak Uun dan kepolisian setempat," ujarnya.

    Sementara itu, kuasa hukum Juwita, Acep Saepudin, menyatakan pihaknya mendukung langkah Uun melaporkan kasus tersebut ke Polda Banten agar seluruh fakta dapat diungkap.

    "Kami mendukung apa yang dilakukan oleh Pak Uun melaporkan ke Polda Banten supaya kemudian ini tidak terjadi fitnah seolah-olah diperintah oleh Ibu Ketua DPRD dan lain sebagainya," kata Acep.

    Ia menegaskan pihaknya siap memenuhi panggilan penyidik apabila dimintai keterangan.

    Korban Lapor ke Polda Banten

    Sebelumnya, Uun melaporkan dugaan penculikan dan pengeroyokan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Banten pada Minggu (19/7/2026).

    Laporan tersebut teregister dengan Nomor LP/B/313/VII/SPKT II.DITRESKRIMUM/2026/POLDA BANTEN.

    Dalam laporannya, Uun mengaku menjadi korban dugaan pengeroyokan dan penculikan di Kampung Babakan Pulo, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, pada Sabtu (18/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

    Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

    "Mohon waktu ya," kata Maruli saat dikonfirmasi mengenai perkembangan penyelidikan.

    • Sebelumnya: Waka BGN Ogah Ungkap Harga Motor Listrik di Rapat DPR: Materi Penyidikan
    • Selanjutnya: Bug yang Ditemukan Bocah SD Boyolali di Sistem NASA Bisa Jadi Celah Penipuan, Begini Penjelasannya

      Artikel Terkait

      • Lalin Cakung Jaktim Arah Cilincing dan Bekasi Macet Pagi Ini
      • Zulhas: Seluruh Pangan di Papua Akan Disuplai dari Wanam
      • Siasat Sekolah Kembalikan Semangat Siswa Terdampak Bencana Padang
      • Evakuasi Belum Selesai, Longsor di China Keburu Timbun Warga yang Belum Mengungsi
      • Eks Kades Ini Tilap Dana Desa Rp 387 Juta demi Selingkuhan
      • Ketum KOI Harap Prestasi Anggie Intania Chalik Picu Kebangkitan Tinju Indonesia
      • Daftar Lokasi Kantong Parkir Konser Akbar Monas 2026
      • Segini Banyak Hadiah Uang untuk Juara Piala Dunia 2026
      • RBR 2026 Sukses Digelar, Kapolda Riau Titip Tanam Pohon Trembesi ke Runners
      • Sudewo Bantah Terima Rp 450 Juta, Jaksa KPK Fokus Buktikan Peran Nur Widayat

        Lihat Sekilas

      • Promo JSM Alfamart Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng Turun Harga Mulai Rp 40.000-an
      • MBG Aktif Lagi, Polisi Uji Food Safety untuk Menjamin Mutu Makanan di Pamekasan
      • INFOGRAFIK: Hoaks Ibu Rumah Tangga Dapat Bantuan DAP Australia Sebesar Rp 1 Miliar
      • 2 Klip Podcast Helmy Yahya bersama Pandji Pragiwaksono Tiba-tiba Hilang
      • Bos Perusahaan Ditemukan Tewas di Hotel Jaksel, Ada Luka Tembak di Kepala
      • Prabowo Banggakan Bank Emas Indonesia: Sudah Mengelola 153 Ton Emas!
      • 200 Kata-Kata Motivasi untuk Diri Sendiri agar Semangat dan Pantang Menyerah
      • Warga Pecantilan Cirebon Tak Minta Pindah Provinsi ke Jateng, Hanya Butuh Jembatan Layak
      • Transformasi Pelabuhan Pupuk Kaltim Andalkan Green Port dan Digitalisasi
      • Imbas Putusan MK, MUI Dorong Pemerintah Segera Buat Regulasi Turunan Izin Tambang
      • Copyright © 2026 Powered by Ketua DPRD Lebak Bantah Perintahkan Penculikan Aktivis, Klaim Sudah Damai dengan Korban,Vista Notebook   sitemap