Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Bisnis >Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga

    Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga

    Waktu: 2026-09-12 19:01:09 Sumber: Vista Notebook Penulis: Bisnis

    Semarak Piala Dunia 2026 menyelimuti Indonesia karena mayoritas masyarakat Indonesia dikenal gila bola. Turnamen sepakbola yang digelar empat tahun sekali ini selalu menjadi momen istimewa yang dinantikan untuk dinikmati bersama.

    Tradisi nonton bareng atau nobar kembali menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Piala Dunia, mulai dari sudut pasar, warung kopi, balai warga, taman, hingga pusat perbelanjaan, yang dipenuhi pencinta sepakbola.

    Mayoritas pertandingan yang berlangsung pada dini hari tidak menyurutkan semangat masyarakat untuk tetap terjaga, bahkan banyak yang rela mengorbankan waktu istirahat demi menyaksikan aksi para pesepakbola terbaik dunia.

    Di Pasar Kebayoran yang nyaris tak pernah sepi, para pedagang memanfaatkan waktu luang di sela aktivitas berdagang dengan berkumpul di depan televisi berukuran 24 inci. Canda, tawa, dan saling ledek antarpedagang membuat suasana di pasar terasa semakin hangat dan penuh keakraban.

    Kehangatan juga tercipta di warung kopi karena menjadi tempat berkumpul warga untuk menyaksikan pertandingan Piala Dunia melalui televisi berukuran kecil. Sedangkan pengemudi ojek daring dan warga yang melintas turut berhenti sejenak untuk menikmati pertandingan dan bersorak saat peluang emas tercipta.

    Di balai warga, anak-anak yang mengenakan jersey tim nasional kebanggaan masing-masing tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan. Mereka bersorak menikmati pertandingan bola bersama teman-teman sebaya.

    Suasana tak kalah meriah juga terlihat di pusat perbelanjaan saat warga memadati area nonton bareng. Setiap peluang gol dan aksi memukau para pemain disambut sorak-sorai serta tepuk tangan yang menggema di sepanjang pertandingan.

    Nonton bareng juga diinisiasi sekelompok pemuda dari kawasan Kemang, Jakarta Selatan, melalui konsep ‘nobar keliling’. Mereka membawa televisi berukuran 43 inci yang diletakkan di atas meja portabel.

    Meski hanya mengandalkan sebuah televisi, nobar keliling tetap dipenuhi masyarakat dari berbagai usia. Mereka berkumpul, berbincang, dan berbagi semangat mendukung tim favorit sekaligus menyebarkan euforia Piala Dunia ke berbagai sudut Jakarta.

    Di balik setiap gol dan sorak kemenangan, tradisi nonton bareng menghadirkan kehangatan yang sulit tergantikan. Saat peluit panjang pertandingan dibunyikan, yang tersisa bukan hanya hasil akhir di papan skor, tetapi juga kenangan akan kebersamaan dan semangat yang menyatukan masyarakat dalam euforia Piala Dunia 2026.

    Seorang warga mencari diagnosa penyakit darah tinggi dengan Chat GPT

    Sejumlah anak menyaksikan pertandingan Argentina melawan Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di salah satu balai warga di Gandaria Utara.

    Sejumlah pedagang menyaksikan pertandingan Argentina melawan Swiss pada babak perempat final Piala Dunia 2026 di Pasar Kebayoran.

    Warga menyaksikan pertandingan Prancis melawan Spanyol pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di kawasan Pasar Kebayoran.

    Warga bersorak merayakan gol Spanyol saat mengikuti nonton bareng pertandingan babak semifinal Piala Dunia 2026 di kawasan Pasar Kebayoran.

    Seorang pedagang menyaksikan pertandingan Prancis melawan Spanyol pada babak semi final Piala Dunia 2026 di Pasar Kebayoran.

    Potret salah seorang pendukung Argentina saat menyaksikan pertandingan Piala Dunia.

    Warga menyaksikan pertandingan Inggris melawan Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di pusat perbelanjaan

    Sejumlah pendukung Argentina merayakan keberhasilan melaju ke babak final Piala Dunia 2026.

    Warga menyaksikan pertandingan Inggris melawan Argentina pada babak semifinal Piala Dunia 2026 di pusat perbelanjaan.

    • Sebelumnya: Profil Timnas Argentina Jelang Final Piala Dunia 2026 Lawan Spanyol
    • Selanjutnya: Otak Pembunuhan Kacab Bank BUMN Divonis, Istri Korban Menangis Saat Hakim Bacakan Putusan

      Artikel Terkait

      • Matahari Tepat di Atas Ka'bah 15-16 Juli, Menag: Momentum Pastikan Arah Kiblat
      • Respons Tuchel Soal Kritik Donald Trump Usai Inggris Disingkirkan Argentina
      • Bukan Sekadar Arisan, Ada Cerita yang Menyatukan Keluarga
      • Motor Listrik VinFast Resmi Meluncur, Mulai Rp 17,5 Juta
      • Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 21 Juli, Cek Lokasi dan Jamnya
      • Polisi Selidiki Dugaan Perusakan 63 Pohon Karet di Pangandaran, Keterlibatan Oknum Ormas Didalami
      • Menpan RB Ingin KPI untuk ASN Berorientasi ke Masyarakat
      • Terlibat Begal Motor, Pelajar SMP di Cianjur Ditangkap
      • Cara Nonton Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026 via Live Streaming dan TVRI, Kickoff 02.00 WIB
      • Normalisasi Distribusi BBM di Sumut Dipercepat, Pertamina Operasikan Terminal dan SPBU 24 Jam

        Lihat Sekilas

      • Berbekal Pelatihan BRI Peduli, Eks PMI Asal Indramayu Kembangkan Usaha Olahan Hasil Laut
      • Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan
      • Warga Usul Jalur Pendakian Merapi Dibuka, Setiap 3 Pendaki Wajib Didampingi 1 Guide
      • Pasokan Bio Solar Dipangkas Separuhnya, Antrean Truk di SPBU Bengkulu Sepanjang Ratusan Meter
      • Dasco Pimpin Rapat DPR dengan Pemerintah, Bahas Anggaran Kapal Perintis
      • Prabowo Terima Laporan Investasi Semester I 2026, Nilainya Rp 1.010,6 T
      • Update Harga Toyota Avanza, Naik di Pertengahan Juli 2026
      • Terlibatnya FBI dan Secret Service dalam Kasus Febrie Adriansyah, Ternyata Ini Perannya
      • Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur
      • Dukungan Keluarga Jadi Kekuatan Terbesar bagi Pejuang Kanker
      • Copyright © 2026 Powered by Dari Pasar hingga Mal, Euforia Piala Dunia Satukan Warga,Vista Notebook   sitemap