Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Olahraga >Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran

    Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran

    Waktu: 2026-07-29 18:09:43 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Beberapa warga Jakarta terlihat asik berlari sambil mendorong anak di atas stroller ketika berkunjung ke area Car Free Day (CFD) di Jalam K.H. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (19/7/2026) pagi.

    Beberapa dari mereka yang membawa anak dengan stroller ke area CFD ada yang mengenakan pakaian olahraga lengkap dengan sepatu, topi, dan kacamata hitam.

    Mereka mendorong stroller yang dinaiki buah hatinya sambil berlari santai di area CFD.

    Tak jarang, mereka juga sambil bernyanyi atau berkomunikasi dengan anaknya sepanjang perjalanan.

    "Sebagai ibu kan harus manfaatin waktu ya, gimana caranya bisa tetap olahraga dan sehat cuma enggak ninggalin anak. Salah satunya ya lari sambil dorong stroller jadi trend baru juga kan," ucap salah satu ibu Sari (31) ketika dijumpai Kompas.com di lokasi, Minggu.

    Warga Jakarta Selatan itu mengaku, lebih tenang membawa anaknya ketika berolahraga, dibandingkan harus meninggalkannya di rumah.

    Sebab, pada hari Senin hingga Jumat, Sari harus meninggalkan putrinya di rumah, karena bekerja ke kantor.

    Oleh karena itu, ketika hari libur, ia tak mau meninggalkan anaknya, meski untuk sekedar berolahraga.

    "Lagian kan juga anak jadi sehat, mereka senang dibawa ke tempat umum bebas kendaraan, jadi udaranya masih cukup aman lah," ujar dia.

    Sementara orangtua lain, Dendi (35) dan Ita (24), memilih untuk berpakaian santai tanpa sepatu olahraga ketika mendorong anaknya dengan stroller di area CFD.

    "Kalau kita sih olahraganya jalan santai aja sih sambil dorong stroller biar sehat juga, terus sambil jajan-jajan," ungkap Dendi di lokasi.

    Dendi sengaja mengajak istri dan anaknya ke CFD agar bisa mengirup udara lebih segar, karena jika hari biasa berjalan-jalan lebih berpotensi terpapar polusi.

    Tak hanya itu, mereka juga ingin agar anaknya terbiasa berada di tempat umum dan bertemu banyak orang.

    "Diajak ke CFD biar anak dari kecil terbiasa juga berada di tempat umum, ketemu banyak orang. Kalau CFD kan lingkungan aman, jarang asap rokok juga," ucap Dendi.

    • Sebelumnya: 16 Pasar Tradisional Surabaya Direvitalisasi, Anggaran Rp 20 Miliar
    • Selanjutnya: Jelang Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026, Rodri: Saya di Sini untuk Menang

      Artikel Terkait

      • Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 16 Juli 2026, Berangkat dari Yogyakarta Pagi hingga Malam
      • Polri Libatkan Secret Service Cek Keaslian Barang Bukti Kasus Febrie Adriansyah
      • Kimia Farma Siapkan Produksi Obat TB, Dukung Target Eliminasi 2030
      • Duduk Perkara Bentrok Kelompok Bermotor dengan Warga di Makassar, Dipicu Dugaan Balap Liar
      • Menggila, Harga Tiket "Resale" Final Piala Dunia 2026 Tembus Rp 41 Miliar
      • Tiap Tahun Jutaan Warga RI Berobat ke Luar Negeri, Apa Alasannya?
      • Satgas PRR Kawal Pemulihan Infrastruktur di Nagan Raya dan Bireuen
      • Hujan Deras Guyur Pekanbaru, Jalan Sudirman Banjir dan Macet
      • Heboh Video Rasis, Filipina Protes Keras ke China!
      • Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya

        Lihat Sekilas

      • KPK Analisis Ucapan Saksi Kasus Proyek Rel KA soal Rp 100 Juta ke Gus Miftah
      • FIFA Hadirkan Tradisi Baru, Pemenang Final Piala Dunia 2026 Bakal Diberi Cincin Juara
      • Pigai Usul RUU Masyarakat Adat Tidak Dibenturkan dengan UU Kehutanan
      • Embun Upas di Dieng Diprediksi Akan Sering Muncul saat Kemarau, BMKG Ungkap Penyebabnya
      • Jadwal KRL Solo-Jogja Senin 20 Juli 2026, Berangkat Pagi Sampai Malam
      • Perkuat Pasar Bullion dan Industri Emas, Pemerintah Bentuk IBMA
      • Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Status Febrie Adriansyah Masih Saksi, Ini Penjelasannya
      • Penurunan Tanah Capai 16 cm Per Tahun, Bappeda Ungkap Ancaman Rob Pantura Jateng
      • Melihat Perjuangan Guru di Sukabumi, Lintasi Sungai Pakai Perahu Karet akibat Jembatan Putus
      • Kini Sejajar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas jadi Negara Menengah Atas
      • Copyright © 2026 Powered by Lari Sambil Dorong Stroller, Tren Baru Orang Tua Muda Jakarta Jaga Kebugaran,Vista Notebook   sitemap