Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Teknologi >Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai

    Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai

    Waktu: 2026-07-29 18:04:48 Sumber: Vista Notebook Penulis: Olahraga

    Presiden Prabowo Subianto meresmikan groundbreaking proyek liquefied natural gas Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku. Dengan begitu, konstruksi proyek dengan investasi energi terbesar dalam sejarah Indonesia ini dimulai.

    "Dan dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis, 16 Juli 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Mahabesar, saya Prabowo Subianto, Presiden RI, saya nyatakan groundbreaking proyek strategi nasional liquefied natural gas Abadi Masela secara resmi dinyatakan dimulai," kata Prabowo, melalui video conference , dilihat di YouTube Sekretariat Presiden, Kamis .

    Prabowo mengungkap perjalanan panjang di balik proses pembangunan proyek gas Masela. Oleh karena itu, menurutnya, proyek ini sangat penting.

    "Pembangunan suatu bangsa adalah upaya kerja keras. Pembangunan suatu bangsa adalah perjalanan yang sangat jauh, yang membutuhkan semua unsur dan semua elemen," ujarnya.

    "Dengan demikian, Proyek Strategis Nasional Abadi Masela ini merupakan suatu proyek yang sungguh sangat penting. Proyek ini hampir tiga dekade, tiga dasawarsa, kita tunggu," lanjutnya.

    Prabowo meminta pembangunan tidak boleh terhambat. Ia berharap proses konstruksi berjalan secepatnya.

    "Tiga dekade, tiga dasawarsa rakyat menunggu. Alhamdulillah, hari ini kita mulai pembangunannya. Dan pembangunan tidak boleh terhambat. Harus selesai dalam waktu sesingkat-singkatnya," ujarnya.

    Proyek raksasa di sektor migas ini berlokasi sekitar 170-180 km di sebelah barat daya Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Dikembangkan melalui skema cost recovery PSC oleh INPEX Masela Ltd selaku operator dengan kepemilikan saham mayoritas , bermitra strategis dengan PT Pertamina dan Petronas . Nilai investasi proyek ini mencapai USD 20,9 miliar.

    Proyek ini dirancang memproduksi 9,5 juta ton LNG per tahun , menyalurkan gas pipa domestik sebesar 150 MMSCFD, serta menghasilkan kondensat sekitar 35 ribu barel per hari untuk mendukung kebutuhan energi nasional.

    Setelah melalui proses pengembangan selama hampir tiga dekade sejak penandatanganan kontrak pada tahun 1998, proyek ini akhirnya memasuki tahap konstruksi. Hingga awal Juli 2026, progres front end engineering design telah mencapai 79,56 persen, melampaui target yang direncanakan, sementara berbagai perizinan strategis dan penyelesaian desain fasilitas utama terus berjalan sesuai jadwal menuju final investment decision pada akhir 2026.

    Prabowo meminta maaf tak bisa menghadiri secara langsung karena ada agenda yang tidak bisa ditinggalkan. Prabowo lantas berutang kepada masyarakat Maluku dan berjanji akan melunasi utang tersebut di lain waktu.

    "Saya minta maaf, tadinya saya ingin hadir langsung. Tapi, karena ada berbagai acara yang tidak bisa ditinggalkan di pusat, terpaksa saya hadir melalui video conference ini tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada saudara-saudara sekalian," ujarnya.

    "Tentunya ini merupakan hutang saya kepada masyarakat Maluku dan kabupaten-kabupaten tersebut. Insyaallah saya akan melunasi utang tersebut dalam waktu yang tidak lama lagi," lanjutnya.

    Simak juga Video Prabowo soal Proyek Gas Masela: Pembangunan Tidak Boleh Terhambat!

    [Gambas:Video 20detik]

    • Sebelumnya: Cegah Begal hingga Tawuran, Polisi Gelar Operasi Kejahatan Jalanan di Cikarang
    • Selanjutnya: Mobil Tahanan Disiagakan Dekat Lokasi Demo Mahasiswa, Polisi: Antisipasi Penyusup

      Artikel Terkait

      • KLH Minta Pemda Waspadai Celah Kerugian Bisnis Perdagangan Karbon
      • Beda Penjelasan dengan Pertamina Soal Antrean BBM di SPBU, Bobby: Masyarakat Butuh Minyak, Jangan Bertele-tele
      • Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
      • China Ingin Pimpin Tata Kelola AI Dunia, Kritik Pembatasan Teknologi AS
      • Harga Beras Naik di Aceh Sepekan Terakhir, Stok Gabah Menipis
      • Luis de la Fuente Meraba Duel Spanyol Vs Argentina di Final Piala Dunia 2026
      • MBG Kembali Berjalan, Harga Daging Ayam dan Telur di Mojokerto Terkerek Naik
      • Meninggal saat Jaga Merti Dusun, Anggota Satlinmas Semarang Dapat Santunan
      • Presiden Israel Blak-blakan Ingin Damai dengan Arab Saudi, Bawa-bawa Nama MBS
      • Tak Berizin dan Cemari Udara, Peleburan Aluminium Ilegal Timbun Limbah B3 di Kabupaten Tangerang Dihentikan

        Lihat Sekilas

      • ITDC Bidik 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Perputaran Ekonomi Ditarget Tembus Rp 5 Triliun
      • Tinggi Muka Air Bendung Katulampa Bogor Turun hingga 0 Cm, Dasar Aliran Terlihat Jelas
      • Beras Termahal di Dunia Ada di Jepang, Capai Rp 1,8 Juta per Kg
      • [HOAKS] Video Sri Mulyani Berbagi Rezeki Rp 60 Juta
      • Air Bersih di Kelapa Gading Jakut Mengalir Kecil Hari Ini? PAM Jaya Ungkap Penyebabnya
      • ABK Kapal Tanker MT Alejandro Dievakuasi Darurat di Pangkalbalam, Alami Sesak Napas Saat Berlayar
      • Alasan Gabriel Mutombo Tak Bisa Tolak Tawaran Persib
      • Prabowo: S&P Umumkan Bahwa Pembentukan PT DSI Tepat
      • Pabrik Garmen PT Samwon Jepara Tutup Agustus 2026, 670 Pekerja Terancam PHK
      • Dua King Kobra Ditemukan Emak-emak Saat Sedang Kawin di Jonggol, Keduanya Mati Setelah Dievakuasi
      • Copyright © 2026 Powered by Diresmikan Prabowo, Konstruksi Proyek Abadi Masela di Maluku Dimulai,Vista Notebook   sitemap