Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat

    ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat

    Waktu: 2026-09-13 00:19:02 Sumber: Vista Notebook Penulis: Teknologi

    Pemetaan talenta siswa Sekolah Rakyat terus berlanjut di tahun ajaran baru 2026/2027. Para siswa baru akan menjalani tes Talent DNA untuk mengidentifikasi bakat dan minatnya.

    Founder ESQ Corp, Ary Ginanjar menyampaikan dukungan terhadap pengembangan talenta siswa Sekolah Rakyat akan terus berlanjut untuk mendukung penguatan ekosistem talenta sebagai bagian dari visi Indonesia Emas 2045.

    Hal tersebut disampaikan dalam audiensi dengan Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono di Kantor Kementerian Sosial, Senin .

    Menanggapi dukungan ini Menteri Sosial , Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan Sekolah Rakyat akan memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di 19 titik dengan total 5.130 siswa baru pada tanggal 14 Juli 2026 dan terus bertambah secara bertahap.

    "Jadi kita besok mulai MPLS di 19 titik dengan jumlah siswa 5.130. Semuanya nanti tahun ini kita terima sekitar 30-an ribu. Sekarang sudah 28 ribu. Nanti naik terus. Jadi 45.000 targetnya tahun ini. Tahun depan, 100.000 lebih yang diterima," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Senin .

    Sebagai langkah konkret, Ary Ginanjar menyatakan ESQ akan melaksanakan pemetaan talenta bagi siswa Sekolah Rakyat dengan menyediakan 100.000 kuota Talent DNA secara gratis. Hal ini diharapkan dapat membantu siswa mengenali potensi diri hingga memperoleh pendampingan sesuai dengan bakat dan karakter masing-masing.

    Dalam kesempatan ini juga ditayangkan video Putri, siswi Sekolah Rakyat asal Pontianak yang telah mengikuti pemetaan Talent DNA. Putri mengaku hasil pemetaan tersebut membuatnya semakin memahami potensi dirinya.

    "Saya tahu bahwa saya punya kekuatan competitive dan troubleshooter. Dari situ saya lebih yakin pada diri, lebih semangat, dan lebih berani," ujar Putri dalam tayangan video.

    Ary menambahkan, selama satu tahun terakhir ESQ telah mengikuti perkembangan Sekolah Rakyat melalui pemetaan Talent DNA terhadap siswa, guru, dan kepala sekolah.

    Ia mengatakan, pengalaman tersebut menunjukkan pentingnya pemetaan talenta bagi setiap anak.

    "Saya yakin sekalian anak Indonesia lainnya juga bisa menemukan masa depannya," ujarnya.

    Sementara itu, Senior Konsultan ESQ, Diana memaparkan hasil pemetaan terhadap siswa Sekolah Rakyat. Hasil tersebut menunjukkan siswa memiliki kekuatan pada karakter ketulusan, perfeksionis, kesetaraan, pemaaf, dan harmonis.

    Sementara itu, aspek yang masih perlu diperkuat antara lain kemampuan intuitif, kepercayaan diri, ketegasan, kemampuan mengarahkan, dan kemampuan menjelaskan.

    Selain pemetaan talenta, ESQ juga memperkenalkan konsep AI Coaching Talenta Sekolah Rakyat yang dirancang sebagai pendamping pengembangan diri siswa secara personal dan berkelanjutan.

    "Ini jadi keunggulan Sekolah Rakyat. Di Sekolah Rakyat itu setiap orang itu berharga sesuai talentanya masing-masing," katanya.

    Gus Ipul pun setuju dengan konsep ini dan mengusulkan agar pesan tersebut menjadi identitas Sekolah Rakyat.

    "Bagus itu, karena di Sekolah Rakyat itu setiap siswa itu berharga," ujar Gus Ipul menutup pertemuan.

    • Sebelumnya: Polisi Ungkap Tersangka Sempat Bertanya ke AI Usai Buat ASN BPN Nias Tewas Jatuh dari Apartemen Medan
    • Selanjutnya: BTN Cetak Rekor Laba Semester I Rp 2,4 Triliun, Cost of Fund Jadi Kunci

      Artikel Terkait

      • Kuasa Hukum Eks Dirut Bank Bengkulu: Klien Kami Pidana Perbankan bukan Korupsi
      • Karhutla 17 Hari di Kotim, BPBD Kini Fokus Putus Rambatan Api
      • DKI Mulai Tutup 2 Zona Aktif Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap
      • Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL
      • Tolak Pesangon Dicicil 10 Kali, Korban PHK Massal PT SGS Jombang Dirikan Tenda Protes di Depan Disnaker
      • Jakarta Mulai Tinggalkan Open Dumping, Warga Didorong Pilah Sampah dari Rumah
      • Harga Beras Naik di Aceh Sepekan Terakhir, Stok Gabah Menipis
      • Penampakan Rumah Warga di Depok Usai Diteror Tetangga, Pagar Rusak
      • Jual Seragam Rp 1 Juta, Dua Kepala SD Negeri di Ngawi Diperiksa Polisi
      • Prabowo Buka Sidang Kabinet: Kita Evaluasi Apa yang Sudah Dikerjakan

        Lihat Sekilas

      • [POPULER GLOBAL] Pentagon Cemas Perang Iran Meluas | Spanyol Juara Piala Dunia
      • Prabowo Tegaskan Tak Tebang Pilih Berantas Korupsi, Ibaratkan Kanker
      • KPK Terbitkan Sprindik Baru Kasus Suap Pajak Banjarmasin
      • Sakit Hati Sejak Kecil dan Terbelit Utang Jadi Motif Anak Angkat Habisi Ayah di Nganjuk
      • Trump Tuntut Bayaran Usai Klaim AS Jaga Selat Hormuz
      • Terungkap Peran 2 Tersangka Wanita Terkait Tewasnya ASN BPN Nias di Apartemen Medan
      • Meme "Timpa Teks" Khariq Anhar Bentuk Satire dan Kritik Generasi Muda
      • Mulai 17 Juli, Pasokan Air PAM Jaya di 7 Kelurahan Jakbar Terhenti Sementara Selama 6 Hari
      • BMKG: Gempa M 7,3 Meksiko Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia
      • Influencer Kontroversial Andrew Tate dan Tristan Ditangkap di AS
      • Copyright © 2026 Powered by ESQ Siapkan 100 Ribu Kuota Talent DNA untuk Siswa Sekolah Rakyat,Vista Notebook   sitemap