Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Kesehatan >Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta

    Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta

    Waktu: 2026-07-29 17:57:06 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    "Terus terang, saya ngikutin Liga Aspal, karena saya melihat adanya kegembiraan di anak-anak yang memanfaatkan itu. Tapi karena keterbatasan fasilitas di Jakarta dengan jumlah penduduk yang segini banyak, 11 juta orang, termasuk tempatnya, sebenarnya itu tempat KAI gitu," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, dilansir dari Antara, Jumat (17/7/2026).

    Karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga bagi anak-anak di tengah keterbatasan ruang di Ibu Kota.

    Kendati demikian, Pramono mengakui pembangunan fasilitas olahraga belum dapat dilakukan secara menyeluruh dalam waktu dekat.

    "Walaupun belum semuanya bisa dilakukan, tetapi beberapa sekarang ini kami bangunkan kembali," jelas Pramono.

    Untuk diketahui, liga sepak bola jalanan mulai bermunculan di permukiman padat Jakarta, seperti Liga Akamsi di Tambora, Jakarta Barat, dan Liga Aspal di Menteng Jaya, Jakarta Pusat.

    Kedua liga yang digelar secara swadaya oleh warga tersebut muncul akibat mahalnya biaya sewa lapangan futsal serta minimnya ruang terbuka hijau (RTH) di kawasan padat penduduk.

    Baca juga:

    Oleh sebab itu, Pemprov DKI Jakarta mulai membangun kembali sejumlah fasilitas olahraga secara bertahap sebagai respons terhadap kebutuhan anak-anak akan ruang bermain yang aman dan nyaman.

    Sebagai informasi, Karang Taruna RW 08 Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, berinisiatif menggelar turnamen sepak bola jalanan bertajuk "Liga Aspal" yang dikhususkan bagi anak-anak usia di bawah 13 tahun (U-13) 

    Liga Aspal ini baru pertama kali digelar dan berlangsung sejak 20 Juni 2026 dan ditargetkan selesai pada 18 Juli 2026.

    Ketua Karang Taruna RW 08 Menteng, Andicka Prasetia atau yang akrab disapa Odoy (27), menjelaskan kegiatan ini bermula dari keresahan melihat anak-anak yang setiap hari terpaksa bermain bola di tengah jalan kampung.

    Inisiatif ini juga terinspirasi dari gerakan serupa di media sosial yang berhasil menarik perhatian publik sebelumnya, yaitu Liga Akamsi di Tambora, Jakarta Barat.

    "Karena kan setiap harinya di sini hampir setiap sore ngelihat anak-anak main bola di jalanan. Ya sudah kenapa enggak kita fasilitasi, akhirnya Liga Aspal ini jadi wadah buat mereka," kata Andicka saat ditemui Kompas.com di Menteng Jaya, Jakarta Pusat, Kamis (2/7/2026).

    Andicka mengungkapkan, budaya bermain sepak bola di kampung tempat tinggalnya sudah sangat kuat sejak ia masih kecil.

    Namun, saat ini nyaris tidak ada lahan kosong yang bisa diakses secara gratis oleh warga maupun anak-anak untuk bermain bola.

    Akhirnya, anak-anak terpaksa harus bermain di tengah jalanan kampung yang letaknya bersebelahan dengan jalur rel kereta api.

    "Di kampungan ini emang udah full semuanya permukiman rumah, udah enggak ada sama sekali lahan kosong lapangan. Kalaupun mau main bola harus keluar kampung, itu pun nyewa lapangan futsal yang biayanya minimal Rp 100.000 sampai Rp 150.000 per jam. Jadi hobi dan bakat mereka main bola itu susah tersalurkan dengan baik," tuturnya.

    • Sebelumnya: Revitalisasi Kawasan Keraton Solo Ditargetkan Rampung Akhir Tahun Ini
    • Selanjutnya: Kronologi Pengungkapan Pod Getar dan Happy Water di Bogor, Polisi Kembangkan Jaringan dari Jakarta

      Artikel Terkait

      • Deretan Rekor yang Dapat Diukir Messi di Final Piala Dunia 2026
      • 2 Tahun Diteror Tetangga, Satu Keluarga di Depok Awalnya Cuma Tegur soal Musik Keras
      • Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
      • Bangganya Fajar/Fikri Juara Japan Open di Momen 1 Tahun Kebersamaan
      • Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
      • Ada Konser Akbar di Monas Malam Ini, Simak Rekayasa Lalinnya
      • Kapan Manusia Pertama Kali Menyadari Ada Dinosaurus?
      • 6 Hal Terimbas dari Saling Serang Terbaru Iran Vs AS
      • Praperadilan Kedua Roy Suryo Ditolak: Gugatan Tak Relevan dan Ganggu Sidang Pokok Perkara
      • Pakar Apresiasi Prabowo Terkait Penanganan 3 Kasus Korupsi: Tegas

        Lihat Sekilas

      • OTT KPK, Pemkab Lombok Barat Pastikan Administrasi Pemerintahan Tetap Berjalan
      • Bobby Akan Tingkatkan Pelayanan Puskesmas di Nias: Biar Tak Semua Masyarakat ke RS
      • Prabowo Yakin RI Bangkit, Ini Pesannya buat yang Merasa Indonesia Suram
      • Lari Bareng Pramono, Menkop Ajak Gen Z Kenal Koperasi Lewat GenCoopRun
      • Kabut Asap Selimuti Banjarbaru Kalsel, 6 Penerbangan Sempat Terdampak
      • Tak Terima Ditegur Usai Terobos Palang, 3 Pria Keroyok Penjaga Perlintasan KA
      • Prediksi Line Up Spanyol vs Argentina, Duel Yamal Lawan Messi
      • Edarkan Tembakau Sintetis via Medsos, 2 Mahasiswa di Jaksel Ditangkap
      • Polisi Hong Kong Tangkap 5 Penjual Buku, Dituduh Lakukan Hasutan
      • Kasus Pengadaan Buah MBG Senilai Rp 170 Juta Lampung: Pemasok Apes, Pemilik Dapur Rugi Dobel
      • Copyright © 2026 Powered by Soal Kemunculan Liga Aspal, Pramono: Karena Keterbatasan Fasilitas Olahraga di Jakarta,Vista Notebook   sitemap