Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara

    Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara

    Waktu: 2026-09-12 19:36:21 Sumber: Vista Notebook Penulis: Pendidikan

    Israel bikin heboh dunia setelah mengungkap rencana menjadikan buaya untuk membantu menjaga keamanan penjara-penjara. Lebih tepatnya, untuk mencegah tahanan Palestina kabur dari penjara Israel.

    Ide satwa liar jadi 'sipir' penjara itu merupakan usulan dari Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir. Ia pernah viral setelah aksi tak manusiawi ke para aktivis Global Sumud Flotilla 2.0 pada Mei lalu.

    Kembali ke ide buaya jadi 'sipir', Ben-Gvir menyampaikan usulannya setelah Menteri Perlindungan Lingkungan Israel, Idit Silman, mengubah klasifikasi buaya dari hewan liar menjadi "satwa liar hasil penangkaran".

    Keputusan Silman itu membuka jalan bagi penggunaan reptil tersebut untuk tujuan keamanan, termasuk mencegah upaya melarikan diri dari penjara.

    Ben-Gvir, yang dikenal sebagai menteri garis keras dan kontroversial, menyambut baik keputusan tersebut.

    Dalam akun Facebooknya, Ben-Gvir mengunggah gambar dirinya, yang dibuat dengan AI, sedang memegang tali yang terpasang pada leher seekor buaya, yang disertai pesan berbunyi: "Anda berniat mencoba melarikan diri? Pikirkan lagi."

    "Menteri Ben-Gvir dan Silman bekerja sama mengepung penjara dengan buaya-buaya!" tulis Ben-Gvir dalam keterangan gambar AI tersebut.

    Ben-Gvir dikabarkan mengusulkan langkah tersebut sejak Desember tahun lalu, yakni agar penjara-penjara bagi tahanan Palestina dikelilingi oleh buaya. Langkah semacam itu meniru fasilitas detensi imigrasi 'Alligator Alcatraz' di Florida, AS.

    Laporan televisi lokal Israel, Channel 13, menyebutkan bahwa Otoritas Alam dan Taman Israel awalnya menentang usulan Ben-Gvir tersebut, ketika dia pertama kali melontarkan gagasannya tahun lalu.

    Klasifikasi ulang dari Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel ini mengalihkan pengawasan hewan-hewan reptil tersebut dari otoritas terkait, kepada sebuah "badan keamanan". Dinas Penjara Israel, yang pengelolaannya dipimpin oleh Ben-Gvir, merupakan salah satu badan keamanan yang dimaksud.

    Regulasi yang disahkan pada Rabu waktu setempat ini menetapkan bahwa buaya-buaya Nil boleh ditangkarkan dengan syarat "hewan-hewan itu dipelihara oleh badan keamanan... di bawah ketentuan yang ditetapkan oleh Direktur guna mencegah lepasnya hewan tersebut ke alar liar, dan bergantung pada keputusan Menteri Perlindungan Lingkungan bahwa kepemilikan hewan tersebut diperlukan untuk tujuan keamanan".

    Media-media Israel melaporkan bahwa Ben-Gvir berniat menempatkan buaya-buaya tersebut di sekitar Penjara Ketziot di Israel bagian selatan, yang menjadi tempat penahanan banyak militan Hamas yang ditangkap setelah serangan 7 Oktober 2023 lalu -- serangan yang memicu perang besar-besaran di Jalur Gaza.

    Laporan Channel 13 menambahkan bahwa sebelum disetujui, usulan Ben-Gvir itu pada awalnya "ditanggapi dengan cemoohan oleh sejumlah pejabat" dalam Dinas Penjara Israel.

    • Sebelumnya: Harga Sayur dan Cabai Merangkak Naik di Malang, Pedagang Sebut Penjualan Turun Drastis
    • Selanjutnya: Kasus JPO Tendean Jadi Alarm Lemahnya Pengawasan Kendaraan ODOL

      Artikel Terkait

      • Buntut Kericuhan Pascalaga Spanyol vs Argentina, FIFA Buka Penyelidikan
      • PGN Pasok 2.500 MMBTU Gas ke Produsen Aspal
      • Iran Berterima Kasih ke Dunia Islam Atas Pemakaman Bersejarah Khamenei
      • Jangan Salah Pilih, Ini Perbedaan Telur Cokelat dan Telur Putih
      • Pengguna Lama iPhone Makin Setia, Sedikit yang Pindah dari Android
      • Menhut Tak Ikut Rapat di DPR, Waka Komisi IV: Beliau Izin Umrah
      • Perkembangan AI Ancam Target Energi Bersih Perusahaan Raksasa Teknologi
      • Final SEA V Cup 2026: Kejutan Kamboja, Indonesia Batal Hadapi Thailand
      • Bakal Periksa Bobby Rizaldi, KPK Pastikan Kerja Sama dengan BPK Tak Terganggu
      • Trump Cawe-cawe Taktik Inggris, Harry Kane Harusnya Tak Jadi Bek

        Lihat Sekilas

      • Pembayaran Gaji PPPK Paruh Waktu Pemkot Pangkalpinang Wajib Lampirkan Pelunasan Pajak Kendaraan
      • Remaja Putri Usia 11 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Embung Desa Kertanegara Indramayu
      • Buaya Muncul di Perairan Taman Nasional Komodo, Ini Kata BTNK
      • Berkas Lengkap, Kurir Sabu Jaringan Ko Erwin Dilimpahkan Bareskrim ke Jaksa
      • Korban Tewas Gempa Venezuela Bertambah Jadi 5.069 Jiwa
      • Bola Jadi Cermin Bangsa: ‘Sosiologi’ Final Piala Dunia 2026
      • Cari Warga Madiun yang Kabur di Korea Selatan, Agen Travel Gelar Sayembara Berhadiah Paket Liburan
      • Israel Bocorkan Keberadaan Terbaru Mojtaba Khamenei, Sebut Tak Lagi di Iran
      • Warganya Tewas dalam Serangan di Selat Hormuz, India Protes Keras Iran!
      • Nobar Pildun di Menteng Tenggulun, Mendagri Tekankan Semangat Kebersamaan
      • Copyright © 2026 Powered by Rencana Israel Bikin Buaya Jadi 'Sipir' Penjara,Vista Notebook   sitemap