Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Berita >Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas

    Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas

    Waktu: 2026-07-29 18:05:05 Sumber: Vista Notebook Penulis: Wisata

    Kronologi Kejadian, Berawal dari Gonggongan Anjing

    Leonardus menjelaskan, peristiwa bermula pada Rabu pagi sekitar pukul 07.00 Wita. Saat itu, korban sedang duduk santai sembari meminum kopi bersama adik kandungnya di pondok mereka.

    Tiba-tiba, keheningan pagi terganggu oleh suara gonggongan anjing peliharaan korban yang terus-menerus tak jauh dari lokasi pondok. Mendengar hal itu, naluri berburu korban langsung muncul.

    "Korban kemudian mengambil peralatan berburu berupa parang, tombak, dan senapan angin," kata Leonardus saat dikonfirmasi, Rabu (15/7/2026).

    Tanpa rasa curiga, korban langsung bergegas menuju ke arah sumber suara gonggongan anjing yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah atau pondok tempatnya bersantai.

    Ditemukan Meninggal Dunia oleh Sang Adik

    Kecurigaan mulai muncul setelah beberapa jam berlalu namun korban tak kunjung kembali ke pondok. Sekitar pukul 11.00 Wita, adik korban memutuskan untuk menyusul dan mencari keberadaan kakaknya.

    Di tengah perjalanan menyusuri hutan, sang adik berpapasan dengan anjing peliharaan milik korban. Anjing tersebut tampak menunjukkan gelagat tidak biasa dan berjalan menuntun sang adik ke suatu arah.

    Adik korban kemudian mengikuti langkah kaki anjing tersebut. Tak lama kemudian, ia terkejut saat menemukan kakaknya sudah tergeletak dalam kondisi tidak bernyawa.

    "Adik korban lalu mengikuti anjing yang berjalan menuju ke arah korban yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Leonardus.

    Mengetahui sang kakak sudah meninggal, adik korban langsung berlari kembali ke perkampungan untuk menyampaikan kabar duka tersebut kepada pihak keluarga besar.

    Hasil Pemeriksaan Medis, Ada Luka Gigitan Binatang

    Mendapat laporan dari warga, jajaran kepolisian dari Polres Sikka langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Olah TKP dipimpin oleh Kasubsektor Nebe Aiptu Sadryanto didampingi Kaur Identifikasi Polres Sikka Aipda Kristoforus Suri bersama Tim INAFIS. Namun, saat petugas tiba di lokasi, jenazah korban ternyata sudah dievakuasi oleh pihak keluarga ke rumah duka.

    Petugas medis dari Puskesmas Watubaing, yang terdiri dari dokter Servasius Suwaldus Situ dan seorang perawat, kemudian melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah korban.

    Berdasarkan hasil visum luar oleh tim medis, ditemukan sejumlah luka robek pada bagian tubuh korban yang menjadi penyebab kematian.

    "Dari hasil pemeriksaan dokter, ditemukan beberapa luka gigitan binatang yang diduga babi hutan pada tubuh korban," terang Leonardus.

    Keluarga Tolak Autopsi

    Pihak Polres Sikka sempat berkoordinasi dengan keluarga untuk melakukan proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian korban. Kendati demikian, pihak keluarga secara tegas menolak tindakan medis tersebut.

    Keluarga menyatakan telah mengikhlaskan kepergian korban dan menerima insiden berdarah itu murni sebagai sebuah musibah. Penolakan tersebut juga diperkuat dengan penandatanganan surat pernyataan penolakan autopsi oleh perwakilan keluarga.

    Saat ini, jenazah pria paruh baya tersebut telah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di RT 008/RW 003, Dusun Wailamung, Desa Wailamung, Kecamatan Talibura, Kabupaten Sikka, untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

    Artikel ini telah tayang di Pos-Kupang.com dengan judul Warga Wailamung Sikka Tewas Digigit Babi Hutan

    • Sebelumnya: Inter Milan Siapkan Tawaran Perdana untuk Djed Spence
    • Selanjutnya: MPLS Berakhir, 1.480 Siswa di Bali Masih Belum Mendapatkan SMA/SMK

      Artikel Terkait

      • Rasa Group Bidik Timur Tengah hingga AS, Andalkan Ekspor Brand Kuliner Indonesia
      • "Tolong Dikembalikan, Saya Khilaf", Kisah Maling Motor di Ponorogo yang Pulangkan Hasil Curiannya
      • Tak Hanya Bantuan Tunai, Pemprov DKI Dukung Mobilitas dan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas
      • Ada Konser Akbar Monas 2026, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Medan Merdeka
      • Hadiah Juara Piala Dunia bagi Pemain Spanyol, Satu Orang Sembilan Miliar Rupiah
      • Dengan Konsep Ini, Penghuni Tak Perlu Cari Kerja ke Luar Kawasan
      • Polisi Uji Kandungan Air dan Gas di Gorong-gorong Cipayung Jaktim Usai Tiga Pekerja Tewas
      • Pramono Serahkan Proses Ganti Rugi JPO Tendean ke Dinas Terkait dan Penegak Hukum
      • 10 Tahun Kudeta Turki, Ketika Demokrasi Berubah Arah
      • Gempa M 4,7 Guncang Pasaman Barat, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Mentawai

        Lihat Sekilas

      • Target Pertamina Hari Sabtu 18 Juli Antrean BBM di Sumut Normal Kembali
      • Cak Imin Puji Sekjen Golkar Berani Kritik NU: Kita Sama-sama Tak Ingin NU Salah Jalan
      • Kena Kamera ETLE? Begini Cara Cek Status Tilangnya secara Online
      • Promo JSM Alfamart Hari Ini 18 Juli 2026, Minyak Goreng Turun Harga Mulai Rp 40.000-an
      • Perluas Akses Pengetahuan, Kemenbud Resmikan Perpustakaan Ranggawarsita
      • "Jangan Pernah Mendaki Hanya demi Konten" Ini Tips Aman Naik Gunung agar Pulang Selamat
      • Promo JSM Indomaret 17-19 Juli 2026, Silverqueen Chunky Bar Rp 18.900
      • Guyon Cak Imin: PKB Lebih Jago dari Golkar di Mini Soccer, di Pemilu?
      • Minat Investor Tinggi, Sisa Kuota ORI030 Tinggal 12,4 Persen
      • 4 RT di Keranggan Tangsel Alami Kekeringan, 13.000 Liter Air Bersih Disalurkan
      • Copyright © 2026 Powered by Diduga Digigit Babi Hutan, Seorang Pria di Sikka NTT Ditemukan Tewas,Vista Notebook   sitemap