Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Waktu: 2026-07-29 18:00:47 Sumber: Vista Notebook Penulis: Berita

    Pengembangan ekowisata di Kabupaten Manggarai Barat semakin diperkuat karena potensinya yang besar.

    Minat wisatawan domestik dan mancanegara tidak hanya pada Taman Nasional Komodo, tetapi juga kekayaan bentang alam, keanekaragaman hayati, ekosistem pesisir dan laut, serta warisan budaya yang tersebar di berbagai kawasan dan desa wisata.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat, Petrus A Rasyid. Ia mengatakan Potensi ekowisata yang paling menonjol itu ada di desa wisata.

    "Kita sudah punya desa wisata kurang lebih 94. Dari 94 desa wisata itu ada kurang lebih 7 desa wisata yang sudah kita intervensi dengan program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fadmadewi)," beber Peter kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).

    Ia melanjutkan, dari 7 desa yang sudah diintervensi Fasmadewi, terdapat 2 desa yang perkembangannya cukup bagus, yaitu Desa Wae Lolos dan Bukit Porong.

    Sementara desa-desa lain masih berproses dan dinilai masih membutuhkan waktu dengan berbagai dinamika yang dihadapi.

    "Urusan kepariwisataan itu bukan menjadi urusan mutlak dari Dinas Pariwisata saja. Ada begitu banyak stakeholder kunci di luar sana yang juga sebenarnya berperan besar dalam memajukan ekosistem yang berkaitan dengan pariwisata," ucapnya.

    Wujudkan ekowisata berkelanjutan di Manggarai Barat

    Sementara itu Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan IN-FLORES menyelenggarakan Seminar Nasional Ekowisata Berkelanjutan di Ballroom Crowne Plaza Labuan Bajo, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Dokumen Pokdarwis Bukit Porong Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT,

    Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo mengatakan kelembagaan sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat berjalan beriringan dengan transformasi digital.

    Pemkab Mabar menghadirkan aplikasi Gendang Mabar sebagai wadah promosi berbagai obyek wisata unggulan di luar Taman Nasional Komodo.

    "Penguatan kelembagaan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di bidang kepariwisataan kami iringi dengan transformasi digital. Destinasi berkelas dunia tidak bisa lagi dikelola dengan cara konvensional," ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan seminar tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi nyata dalam memperkuat ekowisata di Manggarai Barat.

    Diharapkan bisa menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan komitmen bersama yang dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    "Karena pada akhirnya, masa depan Labuan Bajo Flores bukan hanya tentang destinasi yang kita bangun, melainkan tentang warisan yang kita tinggalkan bagi generasi mendatang," ujar Andhy.

    • Sebelumnya: 6 Cara Mencuci Buah dan Sayur agar Tetap Bersih dan Segar
    • Selanjutnya: Polisi Usut Kasus Dugaan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi USU

      Artikel Terkait

      • Burnham Telepon Trump Usai Resmi Jadi PM Inggris, Ini yang Dibahas
      • Pukul Siswanya dengan Mistar karena Tak Hafal Perkalian, Guru di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi
      • Tes DNA Negatif, Kuasa Hukum Pengasuh Padang Ati Ajukan Penangguhan Penahanan
      • Kejagung: Febrie Adriansyah Baru Jadi Tersangka di Kasus Asabri dan TPPU
      • Marinus Gea Dorong Unias Bangun Kepemimpinan Berkarakter Pancasila
      • Bocah di Bekasi Dianiaya Ibu Tiri saat Ditinggal Ayah Kerja di Luar Negeri
      • Sinkronisasi Prodi dengan Kebutuhan SDM, Mendikti Finalisasi Arsitektur Pendidikan Tinggi
      • Gunung Karangetang Sulut Erupsi, Lontarkan Material Pijar
      • Australia Ingin Belajar Praktik Dialog Lintas Agama dari Indonesia
      • MenPAN-RB Tulis Surat untuk Seluruh ASN: Tetap Melayani meski Tak Selalu Dilihat

        Lihat Sekilas

      • Cegah Calo, Pendaftaran Magang Nasional 2026 Pakai Verifikasi Biometrik
      • Gus Ipul Jelaskan MPLS Sekolah Rakyat Digelar Bertahap, Ini Alasannya
      • Selain Febrie Adriansyah, Don Ritto Juga Tersangka dan Ditahan di Polda Metro
      • Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
      • Anak Buah Purbaya: PFII Dibentuk agar Investasi Asing Masuk Jangka Panjang, Tak Mudah Keluar
      • AS-Iran Saling Serang, Trump Berlakukan Blokade Laut
      • Layanan Penyeberangan Perintis NTT Kembali Dibuka, Akses 3T Pulih
      • Waka BGN Ungkap Prabowo Minta Seluruh Menteri Terkait Bantu Benahi MBG
      • Paradoks Akreditasi Kampus di Era Disrupsi
      • Messi Vs Mbappe, Siapa yang Bakal Meraih Sepatu Emas Piala Dunia 2026?
      • Copyright © 2026 Powered by Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat,Vista Notebook   sitemap