Jadikan BerandaFavorit
  • Beranda
  • Teknologi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Kesehatan
  • Berita
  • Lokasi: Beranda >Pendidikan >Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat

    Waktu: 2026-09-12 19:00:14 Sumber: Vista Notebook Penulis: Kesehatan

    Pengembangan ekowisata di Kabupaten Manggarai Barat semakin diperkuat karena potensinya yang besar.

    Minat wisatawan domestik dan mancanegara tidak hanya pada Taman Nasional Komodo, tetapi juga kekayaan bentang alam, keanekaragaman hayati, ekosistem pesisir dan laut, serta warisan budaya yang tersebar di berbagai kawasan dan desa wisata.

    Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat, Petrus A Rasyid. Ia mengatakan Potensi ekowisata yang paling menonjol itu ada di desa wisata.

    "Kita sudah punya desa wisata kurang lebih 94. Dari 94 desa wisata itu ada kurang lebih 7 desa wisata yang sudah kita intervensi dengan program Fasilitasi Masyarakat Desa Wisata (Fadmadewi)," beber Peter kepada Kompas.com, Sabtu (18/7/2026).

    Ia melanjutkan, dari 7 desa yang sudah diintervensi Fasmadewi, terdapat 2 desa yang perkembangannya cukup bagus, yaitu Desa Wae Lolos dan Bukit Porong.

    Sementara desa-desa lain masih berproses dan dinilai masih membutuhkan waktu dengan berbagai dinamika yang dihadapi.

    "Urusan kepariwisataan itu bukan menjadi urusan mutlak dari Dinas Pariwisata saja. Ada begitu banyak stakeholder kunci di luar sana yang juga sebenarnya berperan besar dalam memajukan ekosistem yang berkaitan dengan pariwisata," ucapnya.

    Wujudkan ekowisata berkelanjutan di Manggarai Barat

    Sementara itu Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan IN-FLORES menyelenggarakan Seminar Nasional Ekowisata Berkelanjutan di Ballroom Crowne Plaza Labuan Bajo, Kamis (16/7/2026).

    Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan arah pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Dokumen Pokdarwis Bukit Porong Foto : Wisata Bukit Porong, Desa Coal, Kecamatan Kuwus, Kabupaten Manggarai Barat, NTT,

    Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Fransiskus Sales Sodo mengatakan kelembagaan sektor pariwisata di Kabupaten Manggarai Barat berjalan beriringan dengan transformasi digital.

    Pemkab Mabar menghadirkan aplikasi Gendang Mabar sebagai wadah promosi berbagai obyek wisata unggulan di luar Taman Nasional Komodo.

    "Penguatan kelembagaan pemerintah Kabupaten Manggarai Barat di bidang kepariwisataan kami iringi dengan transformasi digital. Destinasi berkelas dunia tidak bisa lagi dikelola dengan cara konvensional," ujarnya.

    Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andhy MT Marpaung, menyampaikan seminar tersebut diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi nyata dalam memperkuat ekowisata di Manggarai Barat.

    Diharapkan bisa menghasilkan gagasan, rekomendasi, dan komitmen bersama yang dapat menjadi pijakan dalam memperkuat pengembangan ekowisata yang berkualitas, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan di Kabupaten Manggarai Barat.

    "Karena pada akhirnya, masa depan Labuan Bajo Flores bukan hanya tentang destinasi yang kita bangun, melainkan tentang warisan yang kita tinggalkan bagi generasi mendatang," ujar Andhy.

    • Sebelumnya: Resep Telur Bumbu Bali Enak, Bumbu Meresap dan Mudah Dibuat
    • Selanjutnya: PM Israel Dukung Argentina di Final Piala Dunia, Sebut Presiden Milei Sahabat

      Artikel Terkait

      • Kades dan ASN BPN Aceh Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Irigasi, Rugikan Negara Rp 2,2 Miliar
      • Kemenag Sebut Tambahan Anggaran Rp 5,7 Triliun untuk TPG dan Dosen Sudah Disetujui Kemenkeu
      • 775 Siswa Bintara Polda Metro Berkemampuan SPKT Resmi Dididik di SPN Lido
      • Paolo Maldini Turun Tangan, FIGC Rayu Pep Guardiola Jadi Pelatih Timnas Italia
      • Yusril Tak Berharap KPK Ambil Alih Kasus Febrie, Minta Kejagung Profesional
      • MPR RI Gelar Sarasehan Kedua Bahas Obligasi Daerah di Pekanbaru
      • Bos Perusahaan Tewas di Hotel Mewah Jaksel Diduga Ada Masalah Sama Istri
      • Pemerintah Akan Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih
      • Kemendes dan 10 Asosiasi Desa Gelar Seminar Nasional KDKMP
      • Brimob Polda Metro Sterilisasi Tenis Indoor Senayan, Amankan Konser Mitski

        Lihat Sekilas

      • Panas! Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, hingga Kuwait
      • BRIN Diminta Prabowo Cari Sumber Air Baru, Antisipasi Dampak Perubahan Iklim
      • Polisi Tangkap Lagi 4 Pemerkosa Gadis Sampang, 2 Orang Masih di Bawah Umur
      • Viral Maling Motor Panjat Rumah di Depok, 2 Orang Ditangkap
      • Sejoli Rampok Rumah di Klaten, Ancam Korban Pakai Parang
      • AS Perluas Serangan, Iran Ancam Infrastruktur Regional
      • Roy Suryo Dilaporkan ke Polres Jaksel soal Dugaan Pencemaran Nama Baik
      • MAKI Nilai Pernyataan Hotman di Kasus Febrie Bahaya, Coba Benturkan Proses Hukum
      • Saut Sebut Ada Pesan Tersirat Prabowo Agar KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
      • Beli Tiket Pesawat Dapat Cashback hingga Rp 8,8 Juta, Ini Caranya
      • Copyright © 2026 Powered by Bukan Cuma Komodo, Manggarai Barat Punya 94 Desa Wisata yang Memikat,Vista Notebook   sitemap